INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Aceh

Terkait Corona, Komunikasi Pemerintah Aceh Justru Membuat Publik Khawatir

Last updated: Sabtu, 11 April 2020 13:28 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 3 Menit
SHARE

Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus

INFOACEH.NET,Banda Aceh- Virus corona yang kini telah menjangkiti ribuan orang di berbagai belahan dunia, sepertinya tidak menjadikan Pemerintah Aceh lebih berhati-hati dalam membangun komunikasi massa. Pernyataan Plt Gubernur Aceh bahwa RSUZA belum memiliki alat untuk perawatan dan penanganan serangan corona, membuat publik bertambah khawatir.

- ADVERTISEMENT -

Hal ini disampaikan oleh Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad, Sabtu (14/3/2020). Dalam rilisnya yang dikirimkan kepada aceHTrend, penggiat kemanusiaan itu menjelaskan, Pemerintah Aceh terlihat bingung dalam menangani isu corona.

“Pemerintah Aceh masih gagap hadapi potensi pandemik convid-19. Berkali-kali Pemerintah Aceh bicara dan buat iklan di media, masyarakat tetap saja kebingungan dengan informasi tersebut. Terlalu banyak istilah dan ambigu. Hal ini lebih dikarenakan tidak adanya arahan yang jelas dari pimpinan daerah. Termasuk terakhir sekali Plt Nova Iriansyah mengunjungi RSUZA, informasi yang disampaikan ke publik justru tidak adanya alat yang dibutuhkan untuk penanganan corona. Maka Pemerintah Aceh membutuhkan tambahan alat dengan harga 15 milyar, itu pun belum jelas sumber uangnya,” ujar Zulfikar.

- ADVERTISEMENT -
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Ketiga Kalinya, Status Tanggap Darurat Bencana Aceh Kembali Diperpanjang hingga 22 Januari

Koalisi NGO HAM menilai ada yang gagap pada level pimpinan daerah dalam mengambil langkah-langkah strategis menangani wabah corona. Informasi ketidakcukupan alat medis khusus justru menimbulkan kepanikan dalam masyarakat.

“Kami menilai sebenarnya Pemerintah Aceh belum serius dan terkesan anggap remeh dengan kemungkinan wabah itu sampai ke Aceh,” katanya.

Zulfikar juga menyoal nomor telepon pelaporan yang disebar oleh RSUZA, ternyata tidak aktif. Menurutnya, dengan fakta tersebut, Pemerintah Aceh, terlihat benar-benar tidak menaruh perhatian besar pada corona.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Sejumlah Kecamatan di Aceh Timur dan Aceh Utara Kembali Terendam Banjir

Ada tiga alasan yang diajukan oleh Koalisi NGO HAM, yang kemudian menyebutkan antisipasi corona oleh Pemerintah Aceh sangat buruk.

- ADVERTISEMENT -

Pertama, lemahnya center informasi Pemerintah Aceh dalam menyosialisasikan Covid-19 ke semua lapisan masyarakat. Sampai hari ini belum ada penyebaran sms ke semua pengguna HP di Aceh tentang pencegahan dan penanganan covid-19. padahal diketahui bahwa covid-19 dapat masuk dengan mudah karena interaksi masyarakat.

Kedua, tidak adanya protokol pelaporan mulai dari hulu ke hilir. Pemerintah Aceh seharusnya menyusun skema pelaporan mulai dari tingkat desa sampai tingkat propinsi. Misal dengan menugaskan secara khusus kader posyandu, bides, puskesmas, rumah sakit kabupaten sampai ke rumah sakit propinsi. Kader posyandu dapat ditugaskan secara rutin setiap hari untuk mengajari atau mengingatkan masyarakat tentang kebersihan diri dan lingkungan.

Ketiga, tidak adanya rencana khusus atas potensi terjadi penyebaran virus covid-19. Misal ketika wabah menyebar di satu komplek pemukiman padat penduduk/hunian kumuh. Tentu harus dipikirkan khusus pula apakah mau dievakuasi? Jika dievakuasi, kemana? Bila tidak dievakuasi, langkah apa yang harus di ambil untuk pemukiman tersebut?

“Intinya, sejauh ini pola komunikasi yang dibangun sangat buruk. Tim kerja di bawah gubenur, saya lihat lebih fokus meredam orang kritis, ketimbang membantu memberikan informasi yang benar. Juga di level pimpinan, mereka justru lebih sibuk dengan kegiatan rapat ke rapat ketimbang mengurus corona secara serius,” imbuhnya.


Sumber : AcehTrend

Previous Article Kios Pertamini Terbakar, Seorang Teknisi Mengalami Luka Bakar Sekujur Tubuh
Next Article Konjen Turki Puji Pembangunan Banda Aceh

Populer

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh
Sejumlah Kecamatan di Aceh Timur dan Aceh Utara Kembali Terendam Banjir
Kamis, 8 Januari 2026
Korem 012/Teuku Umar menggelar acara tradisi penyambutan Danrem 012/TU yang baru, Kolonel Inf Benny Rahadian, beserta istri, di Makorem 012/TU, Desa Alue Peunyareng, Meureubo, Aceh Barat, Selasa (1/10). (Foto: Penrem 012/TU)
Umum
Korem 012/TU Sambut Danrem Baru Kolonel Inf Benny Rahadian
Rabu, 2 Oktober 2024
Banjir susulan kembali memutus akses alternatif menuju Kampung Gemboyah, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. (Foto: Ist)
Aceh
Banjir Susulan Kembali Putus Akses 4 Kampung di Aceh Tengah
Senin, 5 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Aceh

Pemerintah Aceh Usulkan Rp146 Miliar ke BNPB untuk Bersihkan Wilayah Bencana

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

1.000 Rumah Hunian Tetap Mulai Dibangun untuk Korban Banjir di Bireuen

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Bener Meriah Tetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Pascabencana Selama 90 Hari

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Gaji ASN Belum Dibayar Akibat Kelalaian Pemkab Aceh Utara

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Fenomena Langka: Warga Nagan Raya Temukan Gas Menyala dari Dalam Tanah Bekas Banjir  

Rabu, 7 Januari 2026
Aceh

Daftar Desa dan Dusun di Aceh yang Hilang Diterjang Banjir di Tujuh Kabupaten

Rabu, 7 Januari 2026
Pemkab Aceh Utara menetapkan status Transisi Darurat menuju Pemulihan pascabencana banjir selama satu bulan, terhitung 6 Januari hingga 5 Februari 2026. (Foto: Ist)
Aceh

Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh Utara Berakhir, Pemkab Tetapkan Status Transisi Selama Satu Bulan

Selasa, 6 Januari 2026
Pemerintah Aceh meminta Kemensos segera menyalurkan bantuan jaminan hidup bagi korban banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh. (Foto: Ist)
Aceh

Pemerintah Aceh Minta Bantuan Jaminan Hidup Rp450 Ribu per Bulan Segera Disalurkan

Selasa, 6 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?