INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2025 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2025 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Ekonomi

Kadis Peternakan Aceh: Sapi Karantina Ditambah Porsi Makan Akan Gemuk Kembali

Last updated: Sabtu, 6 Juni 2020 00:19 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh Rahmandi, saat meninjau kondisi sapi di Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Inseminasi Buatan dan Inkubator Kader Peternakan Saree, Aceh Besar, Jum'at (5/6).
SHARE
Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh Rahmandi, saat meninjau kondisi sapi di Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Inseminasi Buatan dan Inkubator Kader Peternakan Saree, Aceh Besar, Jum’at (5/6).

Banda Aceh – Sapi-sapi karantina yang diberitakan kurus dan kurang gizi akan dilipatgandakan makanannya dan akan normal kembali.

“Persediaan pakan hijau masih mencukupi dan akan ditambah porsi makannya 2 – 3 kali lebih banyak dari porsi biasa agar lebih gemuk dan normal kembali,” ujar Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh Rahmandi, M.Si kepada awak media saat meninjau kondisi sapi di area karantinanya, di Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Inseminasi Buatan dan Inkubator Kader Peternakan Saree, Aceh Besar, Jum’at (4/6).

Tim Gabungan TNI BPBA dan PLN Percepat Pemulihan Kelistrikan Aceh

Dengan penanganan intensif dengan asupan pakan hijau dan pakan konsentrat, dalam waktu 2-3 bulan ke depan sapi-sapi tersebut akan normal kembali.

- ADVERTISEMENT -

“Kita akan memberikan asupan makanan dan gizi yang lebih tinggi porsinya agar sapi-sapi itu normal kembali,” katanya.

Menurut Rahmandi, persediaan pakan hijau masih mencukupi untuk menambah posi makanan sapi-sapi tersebut. Pihaknya juga sedang melakukan perubahan anggaran untuk pengadaan konsentrat.

- ADVERTISEMENT -
APBA 2026 Disahkan Rp10,8 Triliun, Turun Dibanding Tahun 2025

Harga konsentrat saat ini sudah tidak sesuai lagi dengan estimasi saat perencanaan dilakukan, maka perlu dilakukan koreksi dan penyesuaian dalam perubahan anggaran.

Rahmandi tidak menapik ada sejumlah sapi di area karantina Saree itu terlihat kurus. Ia juga mengapresiasi kritik masyarakat untuk perbaikan kinerja Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) yang dipimpinnya.

Kritikan itu, bagi Rahmandi, merupakan cemeti bagi diri dan aparaturnya di Dinas Peternakan Aceh, untuk meningkatkan kinerja dan rajin memonitor kondisi di lapangan, termasuk di area karantina sapi di Saree itu.

Pasokan BBM dan LPG di Aceh terganggu akibat terputusnya jalan pascahujan ekstrem, banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota. (Foto: Ist)
Jalan Putus, Pasokan BBM Terganggu: 26 SPBU, 94 Agen LPG di Aceh Lumpuh

Selanjutnya, ia mengatakan ada yang perlu diklarifikasi supaya masyarakat menerima informasi yang utuh dan tidak terjadi bias.

- ADVERTISEMENT -

Luas UPTD Sare sekitar 19 hektar dan di dalamnnya terdapat 490 ekor sapi, yang menempati beberapa areal dan kandang. Masing-masing kandang ini beda peruntukannya.

Di sisi areal karantina ada kandang untuk sapi betina indukan. “Jika kita lihat secara fisik, sapi betina ini juga kurus. Jadi, tidak semua sapi kurus itu bermasalah. Sapi-sapi betina indukan justru bermasalah bila kegemukan,” ungkapnya.

Keterangan Kadis Pertenakan Aceh, Rahmadi itu dibenarkan Nurlaila Wati. Staf pengajar Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMK-PP) Negeri Saree yang diperbantukan di UPTD Saree itu menjelaskan, sapi betina indukan yang sedang dalam proses kehamilan berat tubuhnya harus ideal dan dijaga.

“Sapi betina indukan yang sedang dalam proses kehamilan, baik secara alami maupun inseminasi buatan memang tidak boleh gemuk, agar proses pembuahan tidak terganggu,” jelas Nurlaila Wati.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPR Aceh Yahdi Hasan yang juga berada di UPTD Peternakan Saree mengatakan, kondisi sapi di area karantina itu juga menjadi perhatian lembaganya.

Yahdi mengaku ditugaskan Ketua DPR Aceh untuk turun ke lapangan. Yahdi mengatakan upaya pemulihan sapi-sapi ini harus segera dilakukan.

Yahdi mendorong Pemerintah Aceh, khususnya Dinas Peternakan Aceh, mengambil langkah cepat. Hari Senin (8/6) Komisi II DPRA yang merupakan mitra kerja Dinas Peternakan sudah mengagendakan pertemuan untuk membahas permasalahan ini.

“Terkait dengan perubahan anggaran dan lain-lain harus disegerakan,” pungkas Yahdi Hasan. (IA)

Previous Article 54 Kejati Didesak Usut Dugaan Korupsi Anggaran Penggemukan Sapi Di Saree
Next Article Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Aceh, Dyah Erti Idawati didampingi Bupati Aceh Tamiang, Mursil menyerahkan rumah layak huni kepada keluarga Ismail di Kampung Tanjung Neraca, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, Jum'at (5/6) Istri Plt Gubernur Serahkan Rumah untuk Warga Miskin Aceh Tamiang

Populer

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
Ekonomi
Bahlil: Negara Maju Saja Dulu Babat Hutan, Kenapa Kita Dilarang Keruk SDA?
Rabu, 25 Juni 2025
Syariah
Usai Terbakar, Asrama dan RKB Pesantren Ar Rabwah Indrapuri Dibangun Kembali 
Sabtu, 29 November 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem bersama kedua istrinya, Marlina Usman atau Kak Ana (Ketua TP PKK Aceh) dan Salmawati SE atau Bunda Salma (Anggota Komisi III DPRA). (Foto: Ist)
Aceh
Dua First Lady Aceh: Antara Kak Ana dan Bunda Salma, Siapa Paling Berpengaruh?
Kamis, 3 Juli 2025
Aceh
Korban Meninggal Banjir Aceh Bertambah Jadi 35 Orang
Sabtu, 29 November 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow
IKLAN HARI PAHLAWAN PEMKO
IKLAN PEMKO SABANG SUMPAH PEMUDA
IKLAN BANK ACEH HARI SANTRI
IKLAN DJP OKTOBER 2025

Berita Lainnya

Ekonomi

Baitul Mal Dorong Penguatan Wakaf Penggerak Ekonomi Aceh⁩

Kamis, 27 November 2025
Ekonomi

PT Bersama Sukses Mining Tegaskan Izin Telah Sesuai Prosedur

Kamis, 27 November 2025
Ilustrasi pencucian uang
Ekonomi

Dugaan Money Laundering di Bank Aceh: Rekening Nasabah Jadi ‘Terminal Transaksi’, Anak Pengusaha Besar Disebut Terlibat

Rabu, 26 November 2025
Ekonomi

PEMA Gelar Aceh Economic Development Forum 2025, Hadirkan Tokoh Nasional dan Daerah

Rabu, 26 November 2025
Aceh Waqf Summit 2025 resmi dibuka di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh, Selasa (25/11). (Foto: Ist)
Ekonomi

Aceh Waqf Summit 2025: Dorong Wakaf Produktif sebagai Fondasi Kemakmuran Aceh

Selasa, 25 November 2025
Tim dosen dan mahasiswa FKEP USK menggelar Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Produk – Teknologi Tepat Guna (PKMBP-TTG) di Desa Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar. (Foto: Ist)
Ekonomi

FKEP USK Latih Warga Aceh Besar Olah Pangan Lokal Jadi Menu Anti-Stunting

Selasa, 25 November 2025
Ekonomi

Bukan Impor, BPKS Tegaskan 250 Ton Beras Thailand Masuk Sabang Sah Sesuai Aturan FTZ

Senin, 24 November 2025
Kanwil Bea Cukai Aceh memberikan penjelasan terkait masuknya 250 ton beras asal Thailand ke Sabang oleh PT Multazam Sabang Group. (Foto: Ist)
Ekonomi

BPKS Klarifikasi Masuknya 250 Ton Beras Thailand ke Sabang: Sah Secara Hukum, Tidak Termasuk Impor

Selasa, 25 November 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2025 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?