INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Ekonomi

Pemkab Aceh Selatan Diminta Transparan Soal MoU Bangun Pabrik Semen dengan Investor China

Last updated: Rabu, 29 Mei 2024 23:45 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 6 Menit
Pemkab Aceh Selatan menandatangani MoU pendirian pabrik semen berkapasitas produksi 6 juta ton/tahun dengan nilai investasi Rp10 triliun dengan investor China PT. Kobexindo Cement. Foto: Istimewa
Pemkab Aceh Selatan menandatangani MoU pendirian pabrik semen berkapasitas produksi 6 juta ton/tahun dengan nilai investasi Rp10 triliun dengan investor China PT. Kobexindo Cement. Foto: Istimewa
SHARE

Infoaceh.net, Tapaktuan —Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan dan investor perusahaan China PT Kobexindo Cement menandatangani MoU pembangunan pabrik semen baru di Aceh Selatan

Pabrik semen tersebut, berkapasitas produksi 6 juta ton/tahun. Sedangkan investasinya mencapai Rp10 triliun yang akan dilaksanakan dengan PT Kobexindo Cement.

Dampak Bencana, Pergerakan Masyarakat Selama Libur Nataru 2026 di Aceh Menurun

Penandatanganan kontrak kerja sama antara Pj Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma dengan pejabat PTvKobexindo Cement, sebuah perusahaan konsorsium dari Hongshi Holding Group, berlangsung di Gedung Agung Sedayu Grup, Jakarta, Sabtu (18/5/2024).

- ADVERTISEMENT -

Ketua Gerakan Pemuda Negeri Pala (Gerpala), Fadhli Irman mengatakan, wacana pembangunan pabrik semen di Kabupaten Aceh Selatan diharapkan dengan ekstra hati-hati dan transparan, apalagi rencana investasi yang mencapai nilai Rp 10 triliun tersebut masih pada tahapan eksplorasi.

“Sebagai bentuk transparansi pemerintah kepada masyarakat ada baiknya butir-butir kesepakatan yang termaktub di dalam MoU tersebut dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat. Apalagi di dalam proses perizinan eksplorasi itu hanya sebatas izin eksplorasi batu, kemudian tak pernah disyaratkan adanya MoU, tentunya isi MoU tersebut yang dipertanyakan oleh masyarakat apakah itu memang kepentingan daerah atau kepentingan oknum dan kelompok tertentu, karena dalam proses perizinan pertambangan Minerba ada transaksional uang dan saham, hingga berbagai praktik korupsi SDA sangat rawan terjadi,” ungkap Ketua Gerakan Pemuda Negeri Pala (Gerpala), Fadhli Irman, Rabu, 29 Mei 2024.

- ADVERTISEMENT -
BSI Fasilitasi Penukaran Uang Rusak Milik Korban Banjir

“Melihat izin eksplorasi batu gamping yang dikantongi PT Kobexindo Cement merupakan investasi asing, maka kami sarankan pemerintah melakukan pendampingan secara hati-hati dan teliti, jangan sampai izinnya batu gamping, sementara secara terselubung digarap kandungan mineral lainnya katakan saja di wilayah tersebut terdapat batuan marmer hitam yang nilainya di atas semen, ataupun bahkan tidak menutup kemungkinan mana tahu adanya kandungan zat radioaktif seperti uranium, thorium atau sejenisnya di kawasan tersebut, makanya eksplorasi yang dilakukan oleh pihak yang melibat investor asing harus benar-benar diawasi secara ketat,” kata Irman.

Berkaca dari kejadian yang terjadi di beberapa tempat lainnya di Indonesia dimana kandungan mineral yang diberi izinnya besi misalkan, tetapi terdapat kandungan emas dan palladium disatukan lokasi tetapi tidak disebutkan.

“Bayangkan saja jika ada kandungan di kawasan tersebut ada kandungan lainnya selain batu gamping yang digunakan untuk produksi semen bahkan zat radioaktif tentunya negara dan masyarakat akan sangat dirugikan, di sini diperlukan pendampingan ketat mulai sejak eksplorasi. Bahkan kenapa tidak sebagai bentuk kehati-hatian, pemkab juga menyurati Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) atau Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) untuk mengawasi proses eksplorasi yang dilakukan pihak asing, untuk mengantisipasi adanya kemungkinan terdapatnya zat radioaktif di kawasan itu, kita masyarakat kan tidak tahu seperti apa, jadi perlu adanya pendampingan sekaligus pengawasan serius sejak eksplorasi dari pemerintah.

Pertamina Salurkan BBM 1.000 Genset Bantuan Kementerian ESDM di Wilayah Terdampak Bencana Aceh

Apalagi yang pertimbangannya ini investasi asing dan di Sumatera berdasarkan perkiraan pemerintah potensi uranium itu mencapai 31.567 ton dan 126.821 ton, apakah di kawasan Aceh Selatan atau bahkan di kawasan tersebut ada kemungkinan terdapat kandungan zat radioaktif tersebut, tentu kita tidak tau makanya perlu pengawasan yang ketat.

- ADVERTISEMENT -

Apalagi jika memang ketika eksplorasi ditemukan ada zat radioaktif tersebut maka sesuai dengan UU Nomor 10 tahun 1997 tentang ketenaganukliran hanya BATAN yang boleh melakukan eksploitasi,” jelasnya.

Di samping itu, investasi juga diharapkan dapat memberi nilai tambah yang kongkrit bagi daerah dan masyarakat.

“Masyarakat kita tidak anti investasi sejauh itu kongkrit manfaatnya untuk daerah dan masyarakat. Selama ini kan kita selalu diiming-imingkan oleh kelompok pemerintah bahwa investasi yang akan dilakukan akan menyerap tenaga kerja lokal, bahkan untuk investasi kali ini ada legislatif yang menyebutkan akan terbuka lapangan kerja sampai 80%, tentunya jadi pertanyaan 80% dari keseluruhan tenaga kerja atau sebatas tenaga kasar.

Misalkan begini dibutuhkan tukang masak (koki) 20 orang orang, lalu 80% dari itu diambil tenaga kerja lokal ataupun misalkan dibutuhkan satpam 10 orang, jadi 8 di antaranya dari lokal. Lagi-lagi kita katakan ini perlu penjelasan yang jelas dan transparan,” ungkapnya.

Irman juga menyebutkan, pemerintah juga perlu menganalisis lebih lanjut dampak wacana pembukaan pabrik semen tersebut terhadap ekonomi nasional, mengingat saat ini produksi semen melebihi kebutuhan semen.

Yang pertama saat ini sedang ada over supply semen, kebutuhan dalam negeri 65,5 juta ton, sementara produksi 119,9 juta ton. Jika dikalkulasi, berlebih 54,4 juta ton. Lalu bagaimana bisa ada wacana membangun pabrik semen di Aceh Selatan yang berkapasitas 6 juta ton per tahun dengan investasi Rp 10 triliun, bukankah itu akan berdampak kepada stabilitas terhadap ekonomi nasional.

Apalagi OSS-nya yang terintegrasi dengan AMDAL untuk industri semen masih terkunci karena sedang moratorium, lalu kenapa bisa ada rekomendasi Pemkab untuk hal itu, jika memang izin eksplorasinya sebatas batu gamping maka ya harus dipastikan sebatas melihat potensi batu gamping di kawasan itu.

Irman juga mengingatkan sebelum adanya proses perizinan Amdal, maka harus dilihat benar-benar dan ruang konsultasi publiknya harus dilakukan dengan benar.

“Apakah dalam proses eksploitasinya nanti menggunakan alat berat saja atau bahkan menggunakan bom untuk menghancurkan batuannya hingga rencana saluran pembuangan industrinya, nanti hal tersebut harus juga diperhatikan betul. Jangan sampai investasi dilakukan hanya sebatas untuk kepentingan investor dan segelintir oknum, sementara rakyat dan daerah dirugikan.

Jadi, sekali lagi kami tekankan pemerintah daerah harus sangat transparan dan ekstra hati-hati, sehingga tak salah dan sembarang memberikan karpet merah. Sebagaimana penegasan Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto di berbagai kesempatan bahwa investasi harus memberikan nilai tambah dan manfaat bagi masyarakat, daerah dan negara,” pungkasnya. (MUS)

 

Editor:
Muhammad Saman

TAGGED:Pemkab Aceh Selatan Diminta Transparan Soal MoU Bangun Pabrik Semen dengan Investor China
Previous Article Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto mengucapkan terima kasih kepada Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin yang melepas keberangkatan jamaah haji Aceh Kloter 1 di Bandara Internasional SIM, Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu sore (29/5/2024). (Foto: For Infoaceh.net) Jamaah Haji Aceh Besar Dapat Kehormatan Dilepas Wapres, Pj Bupati Iswanto Ucapkan Terima Kasih
Next Article Img 20240530 Wa0001 Disaksikan Mensos, 176 Pasangan Lansia Ikut Isbat Nikah di Aceh Utara

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh
Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus
Kamis, 8 Januari 2026
Aceh
Terkendala Lahan, Korban Banjir di Aceh Sulit Direlokasi 
Jumat, 9 Januari 2026
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh
Sejumlah Kecamatan di Aceh Timur dan Aceh Utara Kembali Terendam Banjir
Kamis, 8 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Ekonomi

Tembus Wilayah Terisolir, PLN Kawal 1.000 Genset Kementerian ESDM Terangi Aceh

Kamis, 8 Januari 2026
Ekonomi

IKM DPMPTSP Aceh Raih Nilai 96,03, Kategori Sangat Baik

Kamis, 8 Januari 2026
Ekonomi

Aktivitas Tambang PT Mifa Tetap Beroperasi di Tengah Bencana Aceh

Selasa, 6 Januari 2026
Bupati Aceh Besar Muharram Idris meninjau Gudang Pupuk PIM di Gampong Cot Mon Raya, Kecamatan Blang Bintang, Selasa (6/1). (Foto: Ist)
Ekonomi

Stok Pupuk di Gudang PIM Blang Bintang Aman Pascabanjir, Distribusi Bertahap ke Petani

Selasa, 6 Januari 2026
Pasar Hewan Sibreh, Aceh Besar kembali beroperasi, Senin (5/1) setelah renovasi. (Foto: Ist)
Ekonomi

Pasar Hewan Sibreh Kembali Beroperasi 

Selasa, 6 Januari 2026
Plt. Kepala BPS Aceh Tasdik Ilhamuddin. (Foto: Ist)
Ekonomi

Harga Barang Melambung Usai Bencana, Aceh Catat Inflasi Tertinggi di Indonesia  

Selasa, 6 Januari 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui program Pertamina Peduli mendirikan dua tenda posko yang difungsikan sebagai sekolah dan pesantren sementara bagi anak-anak terdampak bencana di Pidie Jaya.
Ekonomi

Pertamina Hadirkan Sekolah dan Pesantren Sementara untuk Anak Terdampak Bencana di Pidie Jaya

Selasa, 6 Januari 2026
Ilustrasi Inflasi
Ekonomi

Pasca Banjir Sumatra, Aceh Tercekik Inflasi: Harga Pangan Tak Terkendali

Senin, 5 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?