INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Ekonomi

USK Business Forum Diluncurkan, Ini Potensi Bisnis yang Bisa Dikembangkan

Last updated: Minggu, 1 Agustus 2021 10:28 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 8 Menit
SHARE

BANDA ACEH — Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng IPU, Sabtu (31/7) membuka webinar nasional sekaligus meluncurkan USK Business Forum (UBF) secara daring di Banda Aceh.

UBF dibentuk sebagai wadah komunikasi antara dunia perguruan tinggi dengan dunia usaha. Wadah ini sangat dibutuhkan sebagai jembatan menghilirisasikan hasil riset dan inovasi berbasis ilmu pengetahuan kepada dunia usaha dan juga mendapatkan umpan balik dari dunia usaha untuk arah riset dan inovasi yang implementatif dan dibutuhkan oleh masyarakat.

Bitcoin, Etherium, dan aset kripto lainnya.
Pengawasan Pajak Kripto Dimulai: Pemerintah Terbitkan PMK 108/2025 untuk Transparansi Aset Digital

Pada kesempatan sama juga dilakukan Webinar Nasional dengan tema Akselerasi Sosio-Technopreneurship dan Inovasi Perguruan Tinggi dengan menghadirkan pakar dan paktisi nasional yang kompeten dan berpengalaman.

- ADVERTISEMENT -

Hadir sebagai pembicara Dr Rahayu Puspasari, Kepala Biro Komunikasi Kemenkeu RI & Direktur Utama LMAN 2015-2020 dengan materi ‘Strategi Mengembangkan Income Generating BLU’, Dr Riza Damanik, Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM RI dengan materi ‘Kolaborasi UKM dan Perguruan Tinggi Sebagai Alternatif Kekuatan Ekonomi Nasional’, Dr Syaifullah Muhammad, Ketua Badan Pengembangan Bisnis Universitas Syiah Kuala dengan materi ‘Potensi Pengembangan Bisnis Universitas Syiah Kuala’, Dr Meika Syahbana Rusli, Kepala SBRC IPB & Dirut PT BLST IPB 2012-2019 dengan materi Inovasi dan Strategi Perguruan Tinggi Mengembangkan Bisnis, Ismail Rasyid- CEO PT Trans Continent (Royal Group) dengan materi ‘Pengembangan Potensi Daerah Untuk Bisnis Nasional dan Internasional dan Fendi Anjasmara’, Kepala PT Pos Perwakilan Aceh dengan materi Inovasi Digital Business, ‘Strategi dan Peluang Kolaborasi’.

Webinar dimoderatori Dr Ratna Mulyany, Kepala Divisi Kerja Sama dan Hubungan Internasional Badan Pengembangan Bisnis USK.

- ADVERTISEMENT -
Petugas menghitung uang dolar Amerika Serikat di salah satu gerai penukaran valuta asing, seiring melemahnya nilai tukar rupiah yang tertekan penguatan dolar dan meningkatnya ketidakpastian global.
Rupiah Terperosok ke Rp16.860, Level Terlemah Sejak April 2025

Rektor USK Prof Samsul Rizal menyampaikan apresiasi tinggi atas terbentuknya UBF. Forum ini memiliki posisi strategis untuk menumbuh kembangkan iklim dunia usaha yang lebih inovatif. USK dengan jumlah civitas akademika yang cukup besar, lebih 32 ribu mahasiswa, 1.600 dosen dan 2000-an karyawan merupakan potensi besar yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis berbasis produk hasil inovasi, jasa pelayanan dan sekaligus menjadi market yang besar bagi mitra bisnis USK.

“Dosen-dosen dan mahasiswa USK memiliki kesempatan menghasilkan inovasi dari hilirisasi riset yang bernilai komersial yang tinggi. Selain bisa menghasilkan berbagai kekayaan intelektual bagi kampus, sekaligus juga bisa dikomersialkan untuk menghasilkan pendapatan baik bagi kampus maupun masyarakat,” jelas Samsul.

“Saya mengharapkan kepada mahasiswa USK untuk dari sekarang melatih diri menjadi wirausaha muda, jangan lagi mengharapkan menjadi pegawai negeri. Jadilah pengusaha yang tangguh, kompeten dalam keilmuan, berani dan kuan menghadapi tantangan, terampil dalam komunikasi dan human relation, serta berakhlak mulia. Ini akan menjadi modal besar dalam memperbaiki masa depan bangsa kita,” lanjut rektor.

Pemerintah memastikan tujuh stimulus ekonomi strategis berlanjut pada 2026 sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat, menopang UMKM, serta memperluas lapangan kerja di tengah tekanan ekonomi global.
Tak Mau Ekonomi Goyang, Pemerintah Kunci 7 Stimulus Besar hingga 2026

Rahayu Puspasari yang menjadi narasumber pertama, menekankan pada kreativitas dalam mengelola aset dan sumber daya di perguruan tinggi khususnya yang berstatus Badan Layanan Umum (BLU) seperti USK. Potensi Bisnis USK yang demikian besar harus dikelola dengan cermat dan fokus agar bias menghasilkan reveniew generating bagi pengembangan sekaligus kemandirian USK.

- ADVERTISEMENT -

“Analisis model bisnis harus dilakukan secara cermat, agar income yang dihasilkan dari satu unit bisnis tidak habis untuk subsidi kepada unit bisnis yang tidak produktif. Namun demikian, income tidak selalu harus diartikan secara finansial berupa uang cash. Income juga bisa berarti dampak sosial budaya yang bisa diperoleh dalam suatu aktivitas bisnis,” ujar Puspa yang sukses mengantarkan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) menjadi BLU yang mandiri dan maju.

Narasumber kedua, Riza Damanik menguraikan posisi strategis UMKM dan perguruan tinggi dalam perekonomian nasional. Sampai saat ini UMKM menjadi tulang punggung perekonomian nasional yang relatif tahan terhadap berbagai krisis. UMKM perlu didukung melalui kebijakan dan kesempatan yang lebih besar agar bisa naik ke jenjang yang lebih tinggi dan siap bersaing secara global.

“Perguruan tinggi bisa membantu UMKM meningkatkan inovasi teknologi agar produk UMKM bernilai tinggi dan memperoleh justifikasi ilmiah sehingga mampu bersaing di market, baik lokal, nasional maupun internasional. Untuk itu UMKM perlu meningkatkan kualitas baik produk maupun kemasan. Memang akan memerlukan pelaratan yang tidak murah, tapi bisa dengan pendekatan factory sharing yang memungkinkan UMKM berhimpun menjadi kelompok bisnis yang relatif besar dengan memanfaatkan fasilitas secara bersama,” jelas Riza.

Pada kesempatan sama, Ketua Badan Pengembangan Bisnis USK, Syaifullah Muhammad menguraikan potensi bisnis yang ada di USK, baik bisnis akademik maupun bisnis non akademik.

Saat ini banyak peluang bisnis yang bisa dikembangkan dan melibatkan pihak dunia usaha sebagai mitra bisnis. Beberapa peluang antara lain pembukaan klinik pratama dan apotek Pendidikan, Roasting Kopi, Peternakan, Rumah Sakit Hewan dan Petshop, Pembibitan, Daur ulang sampah, SPBU, Hotel, Furniture, Training, Jasa kepakaran, sport center, open space even, kantin dan mini market dan ekspor produk atsiri.

“Mari berkolaborasi dengan USK-Business atau U-Business. USK memiliki berbagai fasilitas dan sumber daya yang bisa menjadi income generating untuk kemajuan Bersama. Kedepan, setiap orang akan berkesempatan mendapatkan income dari USK-Business. Dengan aplikasi yang akan dikembangkan dan didukung oleh regulasi, maka setiap transaksi bisnis yang terjadi, akan ada potongan yang di share langsung ke rekening yang bersangkutan.

Dengan demikian, maka terbuka kesempatan bagi puluhan ribu mahasiswa dan civitas akademika USK lainnya untuk mendapatkan income sebagai tenaga marketing dari produk dan fasilitas USK,” urai Syaifullah yang jug Kepala ARC-PUIPT Nilam Aceh USK ini.

Narasumber selanjutnya Meika Syahbana Rusli, menjelaskan pengalam IPB dalam penembangan bisnis. IPB saat ini merupakan PTNBH yang telah memiliki berbagai kegiatan bisnis secara professional dan memberikan pendapatan yang sangat signifikan bagi IPB.

“Dulu IPB mengandalkan bisnis berbagi pelayanan dari asset asset yang ada. Namun seiring perjalanan waktu, kini kami menyadari bahwa bisnis berbasi inovasi merupakan pilihan yang tepat untuk menjadi pilihan utama. Bisnis berbasis inovasi bersifat renewable dan tidak akan pernah habis untuk terus diekplorasi dan dikembangkan” urai Meika, yang saat ini merupakan Kepala SBRC IPB.

Pemaparan selanjutnya dilakukan oleh Ismail Rasyid, pengusaha asal Aceh yang sukses melakukan bisnis ekspor impor. Ismail menguraikan kayanya komoditas lokal Aceh seperti kopi, nilam, coklat, sawit dan lain-lain yang sangat diminati oleh market internasional.

“Mendengar berbagai pemaparan pada seminar ini, membuat saya semakin yakin dan bersemangat untuk berbuat sesuatu untuk memajukan negeri kita khususnya Aceh,” ujar Ismail.

Pembicara terakhir Fendi Asmara menguraikan digital marketing sebagai salah satu tools penting untuk bisnis di masa depan.

“PT. Pos Indonesia telah memiliki aplikasi digital Pos Pay yang bisa digunakan untuk memperlancar berbagai transaksi bisnis. PT. Pos siap bekerjasama dengan perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat,” tutup Fendi.

Webinar yang dihadiri sekitar 300 orang dari seluruh Indonesia dan juga dari negara tetangga Singapura, Malaysia dan Australia ditutup Wakil Rektor I USK Prof Marwan dengan memberikan sertifikat kepada narasumber, seraya meninip pesan, bahwa langkah pertama yang positif ini melalui UBF, akan dilanjutkan dengan langkah-langkah lanjutan untuk kemajuan bersama. (IA)

Previous Article Tambahan Vaksin Covid-19 Didistribusikan ke Seluruh Aceh Sesuai Alokasi
Next Article Kakanwil Bea Cukai: ‘Boh Panah Teucang’ Diminati di Luar Negeri

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Rabu, 14 Januari 2026
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana didampingi Kasat Resnarkoba AKP Rajabul Asra memberikan keterangan pengungkapan kasus sabu dalam konferensi pers, Selasa (13/1). (Foto: Ist)
Hukum
Empat Kali Jadi Kurir, Warga Pidie Akhirnya Ditangkap di Bandara SIM Selundupkan Sabu 1,9 Kg  
Rabu, 14 Januari 2026
Indonesia memasuki tahun 2026 dengan satu ironi besar: narasi dalam kondisi tampak stabil, tetapi sesungguhnya rapuh di tengah krisis kepercayaan. (Foto: Ist)
Opini
Negara “Seolah-olah”: Indonesia di Ambang Krisis Legitimasi
Rabu, 14 Januari 2026
Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)
Aceh
Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa
Rabu, 14 Januari 2026
Tanah amblas di Desa Pondok Balik Kecamatan Ketol, Aceh Tengah hampir menyentuh badan jalan, tersisa kurang lebih 5 meter dari badan jalan. (Foto: Ist)
Umum
Tanah Amblas Hampir Sentuh Badan Jalan, Pemkab Aceh Tengah Buka Akses Alternatif 
Rabu, 14 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Kondisi kawasan Danau Laut Tawar, Takengon, Aceh Tengah yang rusak akibat banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025. (Foto: Ist)
Ekonomi

198 Destinasi Wisata Aceh Rusak Berat Akibat Banjir-Longsor

Rabu, 14 Januari 2026
General Manager Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa beserta karyawan membersihkan Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya dalam aksi bakti sosial yang diinisiasi Serikat Pekera Semen Andalas (SPSA). (Foto: Ist)
Ekonomi

Bantu Pemulihan, Solusi Bangun Andalas Kerahkan Alat Berat Bersihkan Area Terdampak Banjir

Rabu, 14 Januari 2026
Ekonomi

Dunia Usaha Diajak Dukung Pemulihan Ekonomi Aceh Pascabencana

Senin, 12 Januari 2026
Kantor Wali Kota Langsa. (Foto: Ist)
Ekonomi

Pemerintah Aceh Tolak Evaluasi APBK Langsa 2026, Anggaran Dinilai Tak Sesuai Aturan

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

PLN Aceh Peringati Bulan K3 Nasional 2026, Prioritaskan Keselamatan Kerja

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

Tak Bisa Andalkan APBA, Pemerintah Aceh Minta Dukungan Semua Pihak Pulihkan Ekonomi Pascabencana

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

TKDN Hulu Migas Aceh Tembus 68,71 Persen, BPMA Lampaui Target Nasional 2025

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

22 Ribu Hektare Tambak dan Sawah di Aceh Utara Rusak Parah Akibat Banjir Bandang

Minggu, 11 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?