INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Kesehatan & Gaya Hidup

Ketika Kebas Menjadi Gejala Serius, Kenali Penyebabnya

Last updated: Minggu, 29 September 2024 19:11 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
dr. Ida Mulyani, MKM
dr. Ida Mulyani, MKM
SHARE

KEBAS atau dikenal juga dengan istilah mati rasa merupakan suatu kondisi di mana seseorang kehilangan sensasi di area tubuh tertentu, yang sering kali disertai dengan sensasi kesemutan.

Walaupun kebas sering dianggap sebagai gejala yang tidak terlalu mengkhawatirkan, dalam banyak kasus, kebas dapat menjadi tanda dari masalah kesehatan yang lebih serius, khususnya yang berkaitan dengan fungsi saraf.

RSUDZA Banda Aceh sebagai rumah sakit rujukan utama di Aceh telah melakukan berbagai langkah pelayanan ekstra sejak bencana melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh. (Foto: Ist)
Layanan Ekstra RSUDZA Pascabencana: Tambah 120 Tempat Tidur, Subspesialistik Siaga 24 Jam  

Mengabaikan kebas yang terjadi secara berulang atau terus menerus bisa berdampak serius pada kesehatan seseorang, terutama jika kebas tersebut merupakan tanda awal dari kondisi medis yang mendasarinya.

- ADVERTISEMENT -

Kebas terjadi ketika ada gangguan pada saraf yang mengirimkan sinyal dari bagian tubuh tertentu ke otak. Saraf-saraf ini berperan penting dalam mengontrol sensasi, gerakan otot, dan fungsi organ-organ internal.

Ketika saraf ini terganggu, baik karena kerusakan fisik, tekanan, atau penyakit, sensasi kebas bisa muncul.

- ADVERTISEMENT -
Milad ke-15, BFLF Hibur Anak Korban Banjir dan Fasilitasi Layanan Kesehatan 

Kebas bisa terjadi di berbagai bagian tubuh, seperti tangan, kaki, wajah, atau bahkan di seluruh tubuh.

Pada beberapa orang kebas hanya berlangsung sesaat dan hilang dengan sendirinya. Misalnya, ketika seseorang duduk dengan posisi yang salah dan menekan saraf di kaki, kebas mungkin terjadi, tetapi akan hilang setelah posisi tubuh diperbaiki.

Namun, jika kebas berlanjut untuk jangka waktu yang lama atau disertai dengan gejala lain, seperti kelemahan otot atau kesulitan bergerak, hal ini bisa menjadi tanda adanya gangguan fungsi saraf yang lebih serius.

Rapat Evaluasi Anev Penangulangan Bencana Hidrometeorologi Aceh Hari ke-27 di Posko Tanggap Darurat Pemerintah Aceh, Ruang Rapat Potensi Daerah, Kantor Gubernur Aceh, Rabu (24/12/2025). (Foto: Ist)
Risiko Penularan Penyakit Mengintai Pengungsi Banjir Aceh, TBC dan Campak Jadi Ancaman Utama

Terdapat berbagai penyebab kebas, mulai masalah sederhana hingga kondisi medis yang lebih kompleks.

- ADVERTISEMENT -

Beberapa penyebab umum kebas antara lain:

  1. Tekanan pada Saraf: Duduk atau berdiri terlalu lama dalam posisi yang menekan saraf tertentu dapat menyebabkan kebas. Ini adalah penyebab kebas yang paling umum dan biasanya bersifat sementara.
  2. Cedera Saraf: Kerusakan pada saraf akibat cedera fisik, seperti terpotong, tertusuk, atau tertekan, dapat menyebabkan kebas pada bagian tubuh yang terhubung dengan saraf tersebut.
  3. Kekurangan Vitamin: Vitamin seperti B12 sangat penting untuk kesehatan saraf. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kerusakan saraf dan kebas, terutama di tangan dan kaki.
  4. Sirkulasi Darah yang Buruk: Masalah peredaran darah seperti penyakit arteri perifer dapat menyebabkan kurangnya aliran darah ke ekstremitas tubuh, yang dapat menyebabkan kebas.
  5. Infeksi dan Peradangan: Beberapa infeksi, seperti infeksi virus herpes zoster dapat menyebabkan peradangan pada saraf dan memicu kebas.
  6. Diabetes: Salah satu penyebab utama kebas kronis adalah neuropati diabetik, yang terjadi ketika kadar gula darah yang tinggi merusak saraf, terutama di kaki dan tangan.
  7. Pada beberapa kasus, kebas dapat menjadi gejala dari kondisi medis yang lebih serius dan membutuhkan perhatian medis segera.

Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan kebas sebagai gejala utama antara lain:

1. Neuropati Perifer:

Neuropati perifer adalah kondisi di mana terjadi kerusakan pada saraf yang terletak di luar otak dan sumsum tulang belakang, yaitu saraf perifer. Neuropati perifer dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk diabetes, cedera, infeksi, dan racun.

Kebas adalah salah satu gejala utama dari neuropati perifer, yang biasanya dimulai di tangan atau kaki dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Selain kebas, gejala lain seperti rasa sakit, kesemutan, kelemahan otot, dan kehilangan refleks juga dapat terjadi.

2. Stroke:

Stroke adalah kondisi medis yang serius dimana aliran darah ke otak terhambat, menyebabkan kerusakan pada jaringan otak. Salah satu gejala awal stroke adalah kebas mendadak di satu sisi tubuh, sering kali disertai dengan kelemahan atau kelumpuhan.

Kebas yang disebabkan oleh stroke sering kali terjadi secara tiba-tiba dan dapat diikuti oleh kesulitan berbicara, kehilangan keseimbangan, atau penglihatan yang kabur.

Jika seseorang mengalami kebas mendadak yang tidak biasa, sangat penting untuk segera mencari bantuan medis karena stroke memerlukan penanganan darurat.

3. Neuropati Diabetik:

Neuropati diabetik adalah komplikasi serius dari diabetes yang terjadi ketika kadar gula darah yang tinggi merusak saraf. Kebas adalah gejala utama dari neuropati diabetik, yang biasanya dimulai di kaki dan dapat menyebar ke tangan.

Jika tidak ditangani, neuropati diabetik dapat menyebabkan masalah yang lebih serius, seperti ulkus kaki, infeksi, dan bahkan amputasi. Mengontrol kadar gula darah sangat penting untuk mencegah atau memperlambat perkembangan neuropati diabetik.

Dalam banyak kasus, kebas yang bersifat kronis atau disertai dengan gejala lain merupakan tanda adanya gangguan saraf atau masalah kesehatan lainnya yang memerlukan penanganan medis segera.

Mengenali tanda-tanda kebas yang serius dan mencari bantuan medis tepat waktu sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut dan menjaga kualitas hidup.

  • Penulis dr Ida Mulyani MKM adalah ASN Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie
Previous Article Polisi bersama warga melakukan evakuasi jenazah nelayan yang meninggal dunia akibat perahunya dihantam ombak Perairan Desa Nusa, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, Ahad pagi (29/9). (Foto: Dok. Polres Aceh Jaya) Perahu Dihantam Ombak, Seorang Nelayan di Aceh Jaya Meninggal Dunia
Next Article Bripda Dolly Isma Indra, personel Ditsamapta Polda Aceh yang juga mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry, meraih medali emas dalam ajang Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) 30 Juz tingkat internasional di Seiba International Festival 2024. (Foto: For Infoaceh.net) Personel Polda Aceh Bripda Dolly Isma Raih Juara Hafiz Qur’an 30 Juz di Ajang Internasional

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Nasional
Danantara Bangun 12 Ribu Unit Huntara di Aceh, Target Rampung 3 Bulan
Sabtu, 3 Januari 2026
Presiden PKS Almuzzammil Yusuf didampingi Ketua DPW PKS Aceh Ismunandar menyalurkan bantuan kemanusiaan di Aceh Tamiang. (Foto: Ist)
Politik
Salurkan Bantuan Kemanusiaan, Presiden PKS Bermalam di Aceh Tamiang
Senin, 15 Desember 2025
Kejati Aceh, Rabu (13/8) resmi menahan Sekda Aceh Jaya non aktif Teuku Reza Fahlevi tersangka kasus dugaan korupsi Program PSR di Aceh Jaya yang bersumber dari dana BPDPKS. (Foto: Ist)
Hukum
Kejati Tahan Anggota DPRK–Sekda Aceh Jaya Tersangka Korupsi PSR, Sita Uang Rp17 Miliar
Rabu, 13 Agustus 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Kesehatan & Gaya Hidup

539 Nakes dan 33 Tim EMT Diterjunkan ke Seluruh Aceh Pulihkan Layanan Pascabencana

Jumat, 19 Desember 2025
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem membawa relawan tim medis dari Blue Sky Rescue (BSR) Malaysia ke Aceh Tamiang pada Kamis (11/12). (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

Mualem Bawa Tim Medis dari Malaysia ke Aceh Tamiang 

Jumat, 12 Desember 2025
Sekda Aceh M. Nasir Syamaun memimpin rapat evaluasi penanggulangan bencana hidrometeorologi Aceh, di Posko Kantor Gubernur Aceh, Sabtu (6/12). (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

Rumah Sakit di Banda Aceh Diminta Siaga Layanan Darurat Hadapi Lonjakan Pasien Korban Bencana

Minggu, 7 Desember 2025
Kesehatan & Gaya Hidup

Malaysia Kirim 2 Ton Obat ke Aceh

Minggu, 30 November 2025
Kesehatan & Gaya Hidup

USK Kirim Tim Tanggap Bencana ke Lokasi Banjir, Fokus Tangani Kesehatan

Sabtu, 29 November 2025
Pertemuan pejabat kesehatan Aceh dengan Wamenkes di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Selasa (18/11). (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

Kemenkes Kucurkan Rp1 Triliun Lebih Perkuat Fasilitas Kesehatan di Aceh: Kurangi Rujukan ke Luar Daerah 

Rabu, 19 November 2025
Warga Banda Aceh diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Influenza A yang belakangan ini mengalami peningkatan kasus. (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

Warga Banda Aceh Diimbau Waspada Penyebaran Influenza A

Sabtu, 1 November 2025
Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSCM) Aceh Utara kini resmi memiliki layanan Catheterization Laboratory (Cath Lab) untuk operasi jantung. (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

RSU Cut Meutia Aceh Utara Miliki Layanan Operasi Jantung, Warga Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Banda Aceh

Rabu, 22 Oktober 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?