INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Kesehatan & Gaya Hidup

Nyeri Dada Angin Duduk, Bahayakah?

Last updated: Jumat, 12 Maret 2021 19:48 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
SHARE
Oleh: dr. Murtaza*

Nyeri dada adalah suatu sensasi nyeri yang berasal dari dada yang dapat terasa di sebelah kanan, kiri, tengah atau seluruh bagian dada. Penyebab nyeri dada sangat bervariasi, mulai dari jantung, paru-paru, saluran pencernaan ataupun gangguan pada otot dan tulang dada.

Namun, kondisi ini akan sangat berbahaya bila disebabkan oleh organ jantung dan pembuluh darah. Salah satu istilah yang sering kita dengar yaitu angin duduk.

RSUDZA Banda Aceh sebagai rumah sakit rujukan utama di Aceh telah melakukan berbagai langkah pelayanan ekstra sejak bencana melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh. (Foto: Ist)
Layanan Ekstra RSUDZA Pascabencana: Tambah 120 Tempat Tidur, Subspesialistik Siaga 24 Jam  

Angin duduk dengan istilah medis sering dikaitkan dengan nama angina pectoris terjadi ketika pembuluh darah jantung (koroner) mengalami penyempitan. Pembuluh darah jantung berfungsi untuk mengalirkan darah yang kaya akan oksigen ke otot jantung.

- ADVERTISEMENT -

Ketika pembuluh darah jantung ini mengalami penyempitan, suplai oksigen untuk otot jantung akan terganggu sehingga jantung tidak dapat memompa darah dengan baik.
Kondisi ini juga dikenal dengan penyakit jantung koroner.

Jurnal oxford medicine tahun 2018, menyebutkan bahwa 1 dari 3 kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah. Survei Sample Regristration System (SRS) pada tahun 2014 di Indonesia menunjukkan penyakit jantung menjadi penyebab kematian terbanyak kedua setelah Stroke.

- ADVERTISEMENT -
Milad ke-15, BFLF Hibur Anak Korban Banjir dan Fasilitasi Layanan Kesehatan 

Data dari Kementerian Kesehatan tahun 2019 menyebutkan bahwa Aceh berada di posisi ke-4 setelah Kalimantan Utara, DIY dan Gorontalo. Walaupun berada di posisi ke-4, prevalensi masyarakat Aceh dengan penyakit jantung dan pembuluh darah masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan prevalensi nasional.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit jantung koroner diantaranya perokok, memiliki tekanan darah yang tinggi, kolesterol darah yang tinggi, berat badan berlebih, jarang berolah-raga, riwayat keluarga yang menderita nyeri dada, penyakit jantung, ataupun stroke.

Penyakit jantung koroner memiliki gejala utama berupa nyeri dada seperti ditindih, di tekan dengan berat, diremas-remas, rasa terbakar ataupun seperti ditusuk dan dapat menjalar ke bagian tubuh yang lain seperti leher, lengan, bahu, punggung, rahang, dan gigi. Dan dapat disertai dengan keringat dingin, mual muntah, lemas, pusing melayang, serta pingsan.

Rapat Evaluasi Anev Penangulangan Bencana Hidrometeorologi Aceh Hari ke-27 di Posko Tanggap Darurat Pemerintah Aceh, Ruang Rapat Potensi Daerah, Kantor Gubernur Aceh, Rabu (24/12/2025). (Foto: Ist)
Risiko Penularan Penyakit Mengintai Pengungsi Banjir Aceh, TBC dan Campak Jadi Ancaman Utama

Dalam menentukan seseorang menderita penyakit jantung koroner, dokter biasanya memulai dengan melakukan wawancara secara menyeluruh, mulai dari gejala, perjalanan penyakit, serta faktor resiko yang mungkin diderita.

- ADVERTISEMENT -

Dokter juga akan meminta untuk dilakukan pemeriksaan penunjang untuk menentukan penanganan selanjutnya, seperti: pemeriksaan listrik jantung dengan Elektrokardiogram (EKG) untuk menilai gangguan pada jantung, pemeriksaan darah untuk mengukur peningkatan enzim jantung, rontgen dada untuk menilai gambaran jantung, echocardiografi untuk mengevaluasi fungsi kerja jantung, dan angiografi untuk menilai sumbatan pada arteri koroner.

Dalam melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular termasuk penyakit jantung koroner, pemerintah Indonesia telah melakukan beberapa upaya promotif dan preventif dengan tidak meninggalkan upaya kuratif dan rehabilitatif.

Diantaranya dengan dikeluarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang memfokuskan kegiatan pada deteksi dini, peningkatan aktivitas fisik serta konsumsi buah dan sayur dan juga Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia yang dimulai dari keluarga, diantaranya penderita hipertensi berobat teratur dan tidak ada anggota keluarga yang merokok.

Selain itu, pencegahan juga dapat dilakukan dengan cara meningkatkan gaya hidup sehat dengan perilaku “CERDIK”, yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup, Kelola stress.

Khusus bagi penderita penyakit jantung koroner dapat juga dengan menerapkan pola hidup “PATUH” yaitu Periksa kesehatan secara rutin, Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat, Tetap aktivitas fisik dengan aman, Upayakan diet sehat dan gizi seimbang, Hindari asap rokok, minuman beralkohol dan zat karsinogenik lainnya.

Melalui tulisan ini penulis mengharapkan dapat terbentuknya kesadaran di tengah masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan pribadi dan keluarga dari resiko yang dapat dicegah dengan melakukan perubahan sederhana dalam aktivitas sehari-hari.

Jika pembaca merasakan gejala-gejala di atas, segeralah berkonsultasi dengan dokter, disarankan untuk mencatat keluhan terkait penyakit jantung, seperti kapan keluhan muncul, area mana yang terasa sakit, berapa lama nyeri bertahan, dan bagaimana jenis nyeri yang dirasakan. Informasi yang jelas dan lengkap dapat memudahkan dokter untuk menentukan diagnosis yang tepat.

Tentunya dengan jantung yang sehat pada diri, kerabat dan teman-teman maka telah diawali langkah memperoleh sumber daya manusia unggul yang produktif dan sehat yang merupakan modal utama pembangunan bangsa.

*Penulis bertugas di Puskesmas Titeue, Kabupaten Pidie, Aceh

Previous Article Pemerintah Aceh Pulangkan Pemuda Subulussalam Terlantar di Jakarta
Next Article Minimalisir Kecelakaan, Ditlantas Polda Aceh Bina Sopir Bus

Populer

Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Umum
AKBP Chairul Ikhsan Gantikan Sujoko sebagai Kapolres Aceh Besar
Sabtu, 20 Desember 2025
Terdakwa korupsi dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Aceh Jaya T. Reza Fahlevi, meninggal dunia pada Jum'at malam, 2 Januari 2026. (Foto: Ist)
Hukum
Sekda Nonaktif Terdakwa Korupsi PSR Aceh Jaya Meninggal Dunia  
Sabtu, 3 Januari 2026
Prof Dr TM Jamil MSi
Opini
Aceh Bukan Kolam Ikan:  Menggugat Syahwat Proyek di Tengah Bencana Banjir
Senin, 5 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Kesehatan & Gaya Hidup

539 Nakes dan 33 Tim EMT Diterjunkan ke Seluruh Aceh Pulihkan Layanan Pascabencana

Jumat, 19 Desember 2025
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem membawa relawan tim medis dari Blue Sky Rescue (BSR) Malaysia ke Aceh Tamiang pada Kamis (11/12). (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

Mualem Bawa Tim Medis dari Malaysia ke Aceh Tamiang 

Jumat, 12 Desember 2025
Sekda Aceh M. Nasir Syamaun memimpin rapat evaluasi penanggulangan bencana hidrometeorologi Aceh, di Posko Kantor Gubernur Aceh, Sabtu (6/12). (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

Rumah Sakit di Banda Aceh Diminta Siaga Layanan Darurat Hadapi Lonjakan Pasien Korban Bencana

Minggu, 7 Desember 2025
Kesehatan & Gaya Hidup

Malaysia Kirim 2 Ton Obat ke Aceh

Minggu, 30 November 2025
Kesehatan & Gaya Hidup

USK Kirim Tim Tanggap Bencana ke Lokasi Banjir, Fokus Tangani Kesehatan

Sabtu, 29 November 2025
Pertemuan pejabat kesehatan Aceh dengan Wamenkes di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Selasa (18/11). (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

Kemenkes Kucurkan Rp1 Triliun Lebih Perkuat Fasilitas Kesehatan di Aceh: Kurangi Rujukan ke Luar Daerah 

Rabu, 19 November 2025
Warga Banda Aceh diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Influenza A yang belakangan ini mengalami peningkatan kasus. (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

Warga Banda Aceh Diimbau Waspada Penyebaran Influenza A

Sabtu, 1 November 2025
Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSCM) Aceh Utara kini resmi memiliki layanan Catheterization Laboratory (Cath Lab) untuk operasi jantung. (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

RSU Cut Meutia Aceh Utara Miliki Layanan Operasi Jantung, Warga Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Banda Aceh

Rabu, 22 Oktober 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?