INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Kesehatan & Gaya Hidup

Pancaran Cahaya yang Tajam Dapat Memicu Epilepsi

Last updated: Minggu, 29 Agustus 2021 17:31 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 8 Menit
SHARE
Oleh: dr Munzirul Akbar*

EPILEPSI merupakan satu kesatuan klinik yang bersifat heterogen dengan berbagai macam penyebab, berbagai macam sistem telah dikembangkan untuk menjelaskan seluk-beluk epilepsi.

Epilepsi merupakan penyakit saraf yang mengenai seluruh lapisan masyarakat diseluruh dunia. Epilepsi merupakan penyakit tertua yang dicirikan dengan bangkitan yang berulang kali.

Perjuangkan Anggaran RS Regional Meulaboh, Pemkab Aceh Barat Temui Pimpinan DPRA  

Epilepsi dipercaya oleh masyarakat awam di seluruh dunia sebagai penyakit yang disebabkan oleh kekuatan supranatural, kata epilepsi sendiri berasal dari bahasa Yunani “Epilambanein” yang berarti merampas atau menyerang. Tetapi untuk seterusnya digunakan istilah ‘’bangkitan epileptik’’ sebagai padanan epileptic seizure.

- ADVERTISEMENT -

IMG_20210827_201607

Koleksi gangguan fungsi otak yang beraneka ragam atau badai listrik diotak dapat dikatakan gangguan fungsi otak yang dicirikan oleh gangguan pola gerakan tubuh.

- ADVERTISEMENT -
RSUDZA Banda Aceh sebagai rumah sakit rujukan utama di Aceh telah melakukan berbagai langkah pelayanan ekstra sejak bencana melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh. (Foto: Ist)
Layanan Ekstra RSUDZA Pascabencana: Tambah 120 Tempat Tidur, Subspesialistik Siaga 24 Jam  

Biasanya anggota gerak atas dan bawah memiliki pola gerakan yang khas dari lengan yang menekuk atau munculnya kekakuan. Bahkan terkadang beberapa dari penderita tanpa sadarkan diri dan mengeluarkan air liur serta urin tanpa dikehendaki. Hal ini semua disebabkan keseimbangan eksitasi dan inhibisi yang cenderung ke eksitasi yang tidak terkontrol.

Riwayat epilepsi dapat dinilai bila adanya satu bangkitan atau adanya riwayat keluarga, riwayat perubahan pada gambaran pemeriksaan rekaman otak (EEG). Ataupun adanya perubahan yang terus berlangsung di otak yang meningkatkan kemungkinan munculnya bangkitan diwaktu akan datang. Serta berbagai macam penyebab yang muncul pada penderita seperti pancaran cahaya yang tajam.

Berbagai macam hal pun dapat memicu epilepsi bahkan yang tidak terpikirkan sekalipun, salah satunya cahaya yang tajam atau mencolok. Seperti lampu laser pancaran cahaya televisi dapat memicu epilepsi, tidak hanya itu saja masyarakat saat ini terutama pada era digital pengaruh cahaya ponsel pun sangat berkontribusi pada munculnya bangkitan.

Milad ke-15, BFLF Hibur Anak Korban Banjir dan Fasilitasi Layanan Kesehatan 

IMG_20210827_201527Penyebab epilepsi ada berbagai macam ada epilepsi yang tidak diketahui penyebabnya yaitu klinisi telah melakukan upaya pemeriksaan penunjang dari penyebab epilepsi tersebut.

- ADVERTISEMENT -

Namun hasil pemeriksaan tidak menunjukkan kelainan, pada epilepsi kriptogenik pada kelompok ini dicurigai adanya faktor penyebab tetapi biasanya tidak dapat dipastikan dengan pemeriksaan spesifik.

Pada epilepsi simtomatik faktor penyebab dapat diidentifikasi, missal penderita mengalami kejadian trauma kepala, penyakit serebrovaskular, meningitis, ensefalitis, tumor otak atau cedera persalinan yang dapat mengakibatkan kurangnya suplai oksigen ke jaringan otak bayi. Sehingga dapat terjadi kematian jaringan otak permanen.

Dalam penyakit epilepsi ada istilah status epileptikus yang mana merupakan suatu istilah suatu munculnya bangkitan berkepanjangan, dimana durasi bangkitan bertambah lebih lama tanpa adanya pemulihan kesadaran. Bangkitan dapat muncul spontan dan berulang, pada epilepsi dapat mengenai area satu sisi yaitu fokal ataupun menyeluruh disebut epilepsi umum.

Secara umum bangkitan epileptic merupakan akibat dari gangguan sumber dan aktivitas listrik di korteks otak, peranan konsentrasi elektrolit natrium dan kalium dapat merubah neuron dan merangsang bangkitan. Terjadi hipersinkroni dan muncul cetusan listrik abnormal, tanda epilepsi dapat dilihat pada pemeriksaan EEG terdapatnya gelombang paku dan dari seluruh penderita epilepsi parsial berasal dari lobus temporal yaitu lobus pada bagian kiri dan kanan otak.

Pada eksitasi atau pada peningkatan dipengaruhi oleh neurotransmitter disebut juga sebagai media yang menstransmisikan listrik yaitu GLUTAMAT. Sedangkan yang dapat menghambat atau disebut juga inhibisi dipengaruhi oleh neurotransmitter GABA, ketidakseimbangan antara glutamat dan gaba yang terus terjadi dapat mengakibatkan status epileptikus.

Penurunan kesadaran pada penderita epilepsi diakibatkan karena terjadi gangguan yang mengenai korteks serebri yang menimbulkan kejang sedangkan kesadaran berkontribusi pada aktivasi reticular di batang otak.

Gejala penyerta yang paling umum pada epilepsi yaitu bangkitan dapat mengenai fungsi sensorik dan motorik serta otonom atau hal yang tanpa disengaja seperti buang air kecil.

Memang tidak semua gejala dapat muncul tetapi salah satu dari gejala sensorik tersebut dapat muncul salah satunya pendengaran, pengecapan, penglihatan dan keseimbangan sesekali dapat terganggu saat terjadinya bangkitan. Pada seseorang yang sedang menonton televisi dengan sebelumnya tidak ada gejala apapun dapat memicu bangkitan dari pengaruh sorotan cahaya tersebut yang ditangkap secara visual.

Dapat disebut epilepsi fotosensitif yang mana sensitive terhadap pada paparan cahaya tajam, bangkitan parsial sederhana dapat terjadi pada epilepsi fotosensitif contoh pada saat penderita terpapar cahaya yang tajam maka bangkitan yang muncul bergantung pada area otak mana yang terkena.

Bila terjadi kehilangan kesadaran tetapi gerakan tubuh hanya sebagian maka dikatakan epilepsi parsial komplek dengan pemicu fotosensitif dan ketidakseimbangan aliran listrik pada temporal bagian otak.

Namun apabila mucul sensitivitas cahaya tersebut tidak mengakibatkan penurunan kesadaran maka tetap disebutkan epilepsi parsial sederhana. Tetapi walaupun begitu ada juga bangkitan yang diawal hanya ada pada sebagian tubuh namun seiring perkembangan bangkitan tersebut menjadi seluruh tubuh, disebut bangkitan umum sekunder namun dipicu oleh sensitivitas cahaya.

Pada bangkitan parsial sederhana penderita tidak mengalami gangguan kesadaran tetapi dapat mengalami kebingungan, gerakan sentakan rasa geli dan halusinasi ringan serta respon ekstrim pada pengecapan dan penciuman dan biasanya setelah bangkitan pasien selalu memiliki respon kelemahan otot yang bersifat sementara.

Epilepsi umum biasa disebabkan oleh gangguan neuron yang terjadi secara difus pada area yang lebih luas, dimana diketemukan kontraksi otot-otot pada anggota gerak atas maupun bawah disertai penurunan kesadaran.

Yang biasanya kehilangan kesadaran tanpa peringatan, serta kehilangan kontrol terhadap buang air kecil dan air besar saat muculnya kekakuan pada tubuh.

Gejala automatisme sering terjadi pada penderita gangguan kesadaran pada saat bangkitan, pada penderita yang sensitive terhadap cahaya yang tajam mohon dihindari dari segala bentuk cahaya berwarna terang yang dapat merangsang munculnya bangkitan. Termasuk api, sorotan lampu terlalu tajam dan hal-hal pemicu ketajaman penglihatan lainnya wajib dihindari.

Tujuan dari pengobatan adalah menghilangkan bangkitan tanpa efek samping, pengaruh terhadap masing-masing kebutuhan individu terutama pada pengonsumsi kb hormonal ada yang harus dipertimbangkan.

Walaupun beberapa dari obat anti epilepsi tidak mengganggu kinerja obat kontrasepsi tersebut, obat tunggal biasanya digunakan untuk meminimalkan gejala dan dosis telah disesuaikan sesuai kebutuhan.

Bila kejang terus berlanjut dosis harus ditingkatkan sampai dosis maksimal sebelum ditukar dengan jenis obat epilepsi lain, bila gejala terus terjadi maka kombinasi dua obat dilakukan. Beberapa obat seperti asam valproate dan carbamazepine masuk dalam kategori pilihan meskipun setiap obat memiliki efek samping.

Penghentian pengobatan dilakukan bila penderita sudah dua tahun bebas bangkitan, obat yang dihentikan dimulai dari obat yang bukan obat utama apabila penderita mendapatkan lebih dari satu obat. Obat utama dihentikan secara bertahap mulai dari 3 bulan hingga 6 bulan dengan penurunan dosis 25% dari dosis pertama.

Apabila penderita muncul kembali bangkitan, obat diberikan seperti obat yang memberikan efek positif pada penderita sebelum obat tersebut dihentikan, pada saat remisi bangkitan dalam 2 tahun.

*Penulis bertugas di RSUD Satelit Aceh Besar

Previous Article Batik Air dari Aceh yang Ditumpangi Kepala BNPB Mendarat Darurat di Kualanamu
Next Article Kembali ke MU, Ronaldo Terima Gaji Lebih Kecil

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Surat Warga
TA Sakti, Penjaga Ingatan Tanah Rencong yang Menghidupkan Kembali Majun Aceh
Jumat, 9 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh
Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus
Kamis, 8 Januari 2026
Berita acara pembentukan Kelompok Berkah Sabang Indah (BSI) Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang pada 5 Agustus 2024 (Foto: Ist)
Aceh
Pembentukan Koperasi BSI di Sabang Sarat Kejanggalan, Terima Hibah Rp6,2 Miliar Meski Belum Berbadan Hukum
Kamis, 14 Agustus 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Rapat Evaluasi Anev Penangulangan Bencana Hidrometeorologi Aceh Hari ke-27 di Posko Tanggap Darurat Pemerintah Aceh, Ruang Rapat Potensi Daerah, Kantor Gubernur Aceh, Rabu (24/12/2025). (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

Risiko Penularan Penyakit Mengintai Pengungsi Banjir Aceh, TBC dan Campak Jadi Ancaman Utama

Kamis, 25 Desember 2025
Kesehatan & Gaya Hidup

539 Nakes dan 33 Tim EMT Diterjunkan ke Seluruh Aceh Pulihkan Layanan Pascabencana

Jumat, 19 Desember 2025
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem membawa relawan tim medis dari Blue Sky Rescue (BSR) Malaysia ke Aceh Tamiang pada Kamis (11/12). (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

Mualem Bawa Tim Medis dari Malaysia ke Aceh Tamiang 

Jumat, 12 Desember 2025
Sekda Aceh M. Nasir Syamaun memimpin rapat evaluasi penanggulangan bencana hidrometeorologi Aceh, di Posko Kantor Gubernur Aceh, Sabtu (6/12). (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

Rumah Sakit di Banda Aceh Diminta Siaga Layanan Darurat Hadapi Lonjakan Pasien Korban Bencana

Minggu, 7 Desember 2025
Kesehatan & Gaya Hidup

Malaysia Kirim 2 Ton Obat ke Aceh

Minggu, 30 November 2025
Kesehatan & Gaya Hidup

USK Kirim Tim Tanggap Bencana ke Lokasi Banjir, Fokus Tangani Kesehatan

Sabtu, 29 November 2025
Pertemuan pejabat kesehatan Aceh dengan Wamenkes di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Selasa (18/11). (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

Kemenkes Kucurkan Rp1 Triliun Lebih Perkuat Fasilitas Kesehatan di Aceh: Kurangi Rujukan ke Luar Daerah 

Rabu, 19 November 2025
Warga Banda Aceh diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Influenza A yang belakangan ini mengalami peningkatan kasus. (Foto: Ist)
Kesehatan & Gaya Hidup

Warga Banda Aceh Diimbau Waspada Penyebaran Influenza A

Sabtu, 1 November 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?