Pendidikan

Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Provinsi Aceh Digelar 19-20 September

BANDA ACEH — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh menggelar Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Provinsi secara daring pada 19-20 September 2021. Para peserta akan mewakili kabupaten/kota masing-masing dalam ajang bergengsi ini.

Seluruh peserta mengikuti kompetisi ini lewat aplikasi Ruang Ujian CBT KSM melalui PC masing-masing.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Dr H Iqbal Muhammad SAg MAg mengatakan, KSM adalah ajang bergengsi dimana perwakilan madrasah dan sekolah akan mewakili daerah masing-masing untuk mengharumkan nama daerahnya.

“Karenanya persiapkan diri sebaik mungkin, peserta yang terbaik akan mewakili Aceh pada tingkat nasional,” katanya, Sabtu (18/9).

Baca Juga:  Inovasi Smart Room Berbasis IoT Antar Tim EduSecure MTsN 1 Banda Aceh Masuk Finalis OPSI Nasional 2026

Iqbal mengatakan, ajang KSM Provinsi Aceh diharapkan melahirkan peserta yang memiliki daya saing dan berkompetensi di bidang keilmuan yang diikutinya. Sehingga Aceh mampu mewujudkan targetnya untuk meraih posisi tiga besar nasional pada tahun ini.

“Tahun lalu kita peringkat 9, tahun ini target harus masuk 3 besar. Dengan doa dan kerja keras para peserta target kita ini Insya Allah tercapai,” ujarnya.

Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Aceh Drs Mukhlis MPd mengatakan, pihaknya terus mematangkan persiapan pelaksanaan KSM Provinsi. Hari ini, pihaknya sedang melakukan ujicoba.

Baca Juga:  Kepala BPSDM Aceh Ajak Siswa SMAN 9 Banda Aceh Bangun Growth Mindset

“Persiapan maksimal KSM dilakukan hari ini di Hotel Permata Hati, pelaksanaan 2 hari tanggal 19-20, setiap pengawas memantau 40 siswa. Dan ada kamera di komputer, sehingga bila ada kecurangan langsung ditegur lewat aplikasi untuk peringatan,” katanya.

Mukhlis berharap peserta dapat mengikuti kompetisi ini di lokasi yang sudah ditetapkan oleh Kemenag Kabupaten/Kota, sehingga tidak menimbulkan kendala teknis.

“Di tiap kabupaten/kota dilakukan secara terfokus di satu tempat untu konsentrasi dan memudahkan penggunaan jaringan,” ungkapnya didampingi Kasi Kesiswaan dan Kurikulum, H Nasruddin MPd. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait