INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Pendidikan

Mahasiswa USK Paparkan Potensi Biodiversitas Aceh di Rusia

Last updated: Kamis, 23 Mei 2024 00:58 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Img 20240523 Wa0003
Mahasiswa Biologi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Mohammad Adzannie Bessania Raviq, memaparkan presentasi tentang Biodiversitas dan Konservasi di Aceh. Foto: Istimewa
SHARE

INFOACEH.NET, BANDA ACEH —
Mahasiswa Biologi Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh Mohammad Adzannie Bessania Raviq, memaparkan presentasi tentang Biodiversitas dan Konservasi di Aceh.

Presentasi ini dipaparkan pada acara III International Scientific and Practical Conference of Foreign Students of Preparatory Departments of Universities “Discovering the World of Science” yang diselenggarakan oleh Universitas Federal Kazan, Russia, Sabtu, 18 Mei 2024.

Universitas Syiah Kuala memberi pembekalan kepada 719 mahasiswa peserta KKN Tematik Kebencanaan Siklon Tropis Senyar Tahun 2026. (Foto: Ist)
719 Mahasiswa KKN Tematik USK Diterjunkan ke Wilayah Terdampak Bencana Aceh

Dalam konferensi yang diadakan dalam bahasa Rusia itu, Adzannie mengatakan, selain kaya akan minyak dan gas alam, Aceh kaya akan biodiversitas dan sebagian besar merupakan flora dan fauna endemik. Hal ini tidak terlepas dari keberadaan kawasan ekosistem Leuser, yang menjadi kawasan hutan hujan tropis terbesar di Asia Tenggara dan dunia.

- ADVERTISEMENT -

“Dengan memiliki luas hingga 2,6 juta hektar persegi, hutan Leuser di Aceh merupakan rumah bagi 380 spesies burung, 194 spesies reptil dan amfibi, 130 spesies mamalia, dan sekitar 10.000 spesies tumbuhan. Keberadaan Leuser juga dilindungi oleh UNESCO sejak tahun 2004 sebagai situs warisan dunia,” ungkapnya, Rabu (22/5).

Berkaitan dengan spesies endemik, lanjut Adzannie, Leuser merupakan satu-satunya hutan hujan tropis di dunia yang memiliki empat spesies kunci dalam satu ekosistem, yaitu Orangutan Sumatera (Pongo abelii), Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), dan Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis).

- ADVERTISEMENT -
Mendikdasmen Abdul Mu'ti memimpin upacara bendera hari pertama masuk sekolah tahun 2026 di SMA Negeri 4 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Senin (5/1).
Pimpin Upacara, Mendikdasmen Bangkitkan Semangat Pendidikan Pascabanjir di Aceh Tamiang

Spesies kunci spesies yang berdampak besar terhadap lingkungan hingga dapat mempengaruhi ekosistem.

“Empat spesies ini hanya dapat ditemukan bersamaan di Aceh dan tidak ada di tempat lain,” sebut Adzannie.

Saat ini, Leuser dijadikan pusat penelitian. Di Aceh setidaknya terdapat tiga stasiun penelitian, yaitu Soraya, Ketambe, dan Suak Balimbing. Banyak peneliti asing yang datang ke Aceh untuk meneliti berbagai biodiversitas tropis di Leuser, seperti perilaku fauna, identifikasi flora dan potensinya sebagai tanaman obat, serta berbagai mikroorganisme yang sangat sedikit diketahui.

Kakanwil Kemenag Aceh Azhari memantau tempat pembelajaran sementara MIN 5 Pidie Jaya, di Masjid Babussalam Seunong, Kecamatan Meureudu, Senin (5/1). (Foto: Ist)
Sekolah Hanyut Diterjang Banjir, PBM Perdana MIN 5 Pidie Jaya Direlokasi ke Masjid

“Sebagai contoh, di Stasiun Suaq Balimbing, biasanya peneliti orangutan menghabiskan waktu paling sedikit satu tahun untuk meneliti perilaku orangutan di sana. Saat itu, saya hanya menghabiskan waktu 10 hari di sana, bersama tim peneliti rayap Jurusan Biologi FMIPA USK,” bebernya.

- ADVERTISEMENT -

Di hadapan para juri yang merupakan pakar di bidang sains, ia juga menjelaskan kerjasama antara Aceh dan Rusia. Pada bulan Mei 2023, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haytar telah menjajaki kerja sama di bidang ketahanan iklim dan energi.

Wali Nanggroe juga memaparkan potensi Aceh sebagai salah satu sumber cadangan karbon terbesar di dunia pada forum Climate Resilience: Russia-OIC Countries Dialogue, Russia Islamic World Kazan Forum 2023, dan: Rusia-Indonesia: Prospects Economic Cooperation.

“Aceh memiliki luasan tutupan hutan hingga 23% dari luas pulau Sumatera serta memiliki potensi karbon yang diperkirakan Emission Reduction (ER) mencapai tiga ton per hektar,” sambung Adzannie mengutip dari pernyataan Wali Nanggroe pada acara World Kazan Forum tahun 2023.

Karena itu, ia mengajak Rusia bekerja sama internasional dengan Aceh dalam konservasi lingkungan yang berkelanjutan, dengan berinvestasi pada proyek kesejahteraan, menciptakan teknologi baru yang memenuhi persyaratan lingkungan. Puncaknya, presentasi yang dipaparkan oleh Adzannie terpilih menjadi juara favorit pada kategori ilmu sains murni.

Saat ini Adzannie sedang menempuh pendidikan di Fakultas Persiapan Bahasa Rusia untuk Mahasiswa Internasional di Universitas Federal Kazan, kota Kazan, Republik Tatarstan, Russia.

Pada tahun ini, alumni Jurusan Biologi USK ini akan melanjutkan pendidikan Magister Biologi di universitas yang sama.

Setiap tahunnya, pemerintah Rusia melalui Pusat Kebudayaan Rusia (PKR) di Jakarta, memberikan beasiswa biaya pendidikan khusus untuk mahasiswa Aceh yang ingin melanjutkan pendidikan di Rusia.

Program ini terbuka untuk pendidikan sarjana, magister, doktor, dan spesialis. Pemerintah Federasi Rusia juga mempersiapkan mahasiswa Aceh untuk belajar bahasa Rusia selama satu tahun di berbagai universitas di Rusia sebelum memasuki perkuliahan di sana. (MUS)

Previous Article Salman Ishak kembali memimpin Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Banda Aceh masa jabatan 2024-2029. Foto: Istimewa Terpilih Aklamasi, Salman Ishak Kembali Pimpin MPD Banda Aceh
Next Article Img 20240523 Wa0005 Jaksa Agung Mutasi Wakajati Aceh, Aspidum dan Asdatun

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Ekonomi
IKM DPMPTSP Aceh Raih Nilai 96,03, Kategori Sangat Baik
Kamis, 8 Januari 2026
Umum
Gantikan Jalaluddin, Tarmizi Ditunjuk sebagai Plt Kasatpol PP-WH Aceh
Kamis, 8 Januari 2026
Umum
AKBP Chairul Ikhsan Gantikan Sujoko sebagai Kapolres Aceh Besar
Sabtu, 20 Desember 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Hari pertama sekolah di sejumlah wilayah Aceh terdampak bencana banjir bandang dan longsor berlangsung dalam kondisi yang jauh dari kata normal, Senin (5/1). (Foto: Ist)
Pendidikan

Hari Pertama Sekolah di Lokasi Bencana Aceh: Tanpa Seragam dan Sepatu hingga Belajar di Tenda Darurat

Selasa, 6 Januari 2026
Pendidikan

Mendikdasmen Terbitkan Edaran Pembelajaran untuk Sekolah Terdampak Bencana

Senin, 5 Januari 2026
Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta membangun 100 unit Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. (Foto: Ist)
Pendidikan

UGM Bangun 100 Huntara di Aceh Utara, Warga Dilibatkan Langsung

Senin, 5 Januari 2026
Pendidikan

Lumpur, Air Mata dan Pengabdian Terakhir Kepala SDN 1 Tualang Cut  

Minggu, 4 Januari 2026
Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, dijadwalkan menjadi pembina upacara pada hari pertama masuk sekolah, Senin (5/1/2026), di Kabupaten Aceh Tamiang. (Foto: Ist)
Pendidikan

Mendikdasmen Jadi Pembina Upacara Hari Pertama Sekolah di Aceh Tamiang 

Senin, 5 Januari 2026
Satgas USK melalui Tim Ketahanan dan Keamanan Pangan terus mempersiapkan dan mendistribusikan makanan siap saji tahan lama bagi masyarakat terdampak bencana. (Foto: Ist)
Pendidikan

Inovasi Pangan Darurat Tahan Setahun: Satgas USK Produksi Nasi Siap Saji untuk Korban Bencana

Sabtu, 3 Januari 2026
Lokasi bekas bangunan MIN 5 Pidie Jaya yang hilang tersapu banjir bandang dan berubah jadi sungai di Desa Seunong Kecamatan Meurah Dua. (Foto: Ist)
Pendidikan

437 Madrasah Terdampak Bencana di Aceh Siap Gelar PBM 5 Januari, 63 Madrasah Masih Terkendala 

Sabtu, 3 Januari 2026
Rektor USK Prof Dr Ir Marwan
Pendidikan

USK Siap Kukuhkan 35 Profesor Baru di Tahun 2026

Jumat, 2 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?