INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Pendidikan

PGRI Aceh Tolak Arogansi dan Ancaman terhadap Kepsek, Guru dan Sekolah

Last updated: Kamis, 23 September 2021 00:29 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
Pengurus PGRI Aceh saat melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua III DPR Aceh Hendra Budian di ruang kerjanya gedung DPRA, Rabu (22/9)
SHARE

BANDA ACEH – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Aceh menolak segala bentuk sikap arogansi baik berupa ancaman fisik dan verbal, ancaman karier dan jabatan serta ancaman mutasi serta ancaman pemotongan anggaran yang diberikan kepada sekolah, kepala sekolah (Kepsek) dan guru terkait program vaksinasi covid-19 bagi siswa.

Karena segala bentuk tekanan yang diberikan akan menambah beban kepala sekolah dan guru yang sedang tertekan akibat tuntutan orangtua/wali dan masyarakat untuk melaksanakan proses belajar mengajar (PBM) secara luring dimana masih terdapat berbagai kelemahan dalam pelaksanaan PBM secara daring atau online.

USK Pertahankan Predikat AA SAKIP 2025, Nilai 91,40 

Demikian salah satu pernyataan sikap pengurus PGRI Aceh saat melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Hendra Budian di ruang kerjanya gedung DPRA, Rabu (22/9).

- ADVERTISEMENT -

Pengurus PGRI Aceh yang hadir terdiri atas Wakil Ketua 1 PGRI Aceh Dr Chairil Almy, Sekretaris Umum PGRI Aceh Drs M Nurdin, Wakil Ketua III M Adam SPd, Wakil Sekretaris PGRI Aceh Zaidarsyah SPd dan Kepala Biro Tenaga Kerja PGRI Aceh Zulfadli SPd

“Tekanan yang diterima kepala sekolah dan guru akan memicu konflik hubungan kerja dan konflik sosial antara kepala sekolah, guru, siswa serta orang tua/wali. Jika Konflik ini terjadi, maka akan berdampak terhadap kemajuan pendidikan Aceh,” ujar Wakil Ketua 1 PGRI Aceh Dr Chairil Almy.

- ADVERTISEMENT -
Bawa Nama Aceh ke Dunia, 5 Mahasiswa FK USK Dikirim ke Eropa dan Timur Tengah Lewat Program CIMSA

PGRI Aceh mengharapkan Pemerintah Aceh dan jajarannya mampu memberikan penghormatan dan penghargaan bagi guru, karena jika guru Aceh bermartabat, maka akan terbentuk generasi Aceh yang memiliki ilmu pengetahuan yang luas serta akhlak mulia.

Menurut Chairil Almy, lingkungan pendidikan adalah lingkungan kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor dia ntaranya sekolah, keluarga dan masyarakat.

Peran guru adalah mengajar dan mendidik siswa, namun mengingat usia peserta didik yang belum dewasa maka peran keluarga dan masyarakat juga akan mempengaruhi tingkat kemauan, kemampuan dan karakter siswa.

Dinas Pendidikan Aceh Raih Predikat Informatif 2025 dari KIA

Dasar kajian inilah, PGRI Aceh berpendapat sangatlah tidak tepat jika kesuksesan vaksinasi bagi siswa dibebankan menjadi tanggungjawab dari kepala sekolah dan guru.

- ADVERTISEMENT -

“Sampai saat ini Pemerintah Aceh dan Dinas Pendidikan Aceh belum pernah mengajak PGRI Aceh untuk berdialog mencari metode dan pendekatan yang tepat dan humanis dalam menyukseskan program vaksinasi bagi dunia pendidikan.

Namun, di sisi lain PGRI Aceh secara mandiri tetap melakukan sosialisasi dan edukasi tentang manfaat vaksinasi bagi pengurus PGRU dan guru untuk mempercepat pelaksanaan PBM secara luring (tatap muka di sekolah) di seluruh Provinsi Aceh.

PGRI Aceh menyarankan diadakan dialog kembali antara Dinas Pendidikan Aceh, Majelis Pendidikan Aceh (MPA), PGRI Aceh dan Satgas Covid-19 Aceh dengan DPR Aceh sebagai fasilisator untuk mencari solusi bersama terhadap pendekatan dan penanganan program vaksinasi siswa, dialog ini sangat dibutuhkan untuk menyejukkan suasana lingkungan pendidikan dan menyukseskan program vaksinasi guru dan siswa.

Dalam rangka menyejukkan suasana dan memberi kenyamanan lingkungan sekolah serta membatasi perkembangan isu-isu yang berkembang, maka PGRI Aceh sangat mengharapkan adanya pernyataan garansi dari Pemerintah Aceh dan DPRA, bahwa program vaksinasi siswa tidak berkonsekuensi kepada pemberhentian dan mutasi kepala sekolah, mutasi dan guru dan pemotongan anggaran sekolah dan sebagainya.

“PGRI Aceh sepakat dan sangat mendukung upaya Pemerintah Aceh dalam program vaksinasi bagi guru dan siswa untuk menekan penularan covid-19 di Aceh, dengan catatan tetap memperhatikan pertimbangan medis terhadap kesehatan guru dan siswa sebagai calon penerima vaksin. Dan secara khusus untuk kelompok siswa mengingat usia belum dewasa, maka vaksinasi dilakukan dengan keizinan dari orang tua/wali,” sebutnya.

PGRI Aceh memandang batas tuntas vaksinasi siswa 30 September 2021 yang diberikan, sangat singkat dan tidak relevan untuk dilaksanakan di lapangan.

PGRI Aceh menyarankan deadline 30 September 2021 tersebut, bisa dijadikan acuan tanggal evaluasi terhadap pelaksanaan vaksinasi, sehingga apabila terdapat beberapa sekolah minim siswa yang ikut vaksinasi, maka perlu dialog kembali tentang metode dan pola pendekatan pelaksanaan vaksinasi siswa dan harapan PGRI Aceh dengan kerja sama yang sinergis dan harmonis semua pihak, maka target sukses vaksinasi di lingkungan sekolah dapat tercapai.

PGRI Aceh mengajak pengurus PGRI se-Aceh, kepala sekolah dan para guru se-Aceh untuk bersinergi dengan Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota dalam mensukseskan program vaksinasi guru dan siswa.

PGRI Aceh juga kembali mendorong DPRA untuk mempercepat penyusunan, pembahasan hingga pengesahan qanun perlindungan guru Aceh yang sebelumnya telah diusulkan oleh PGRI Aceh kepada DPRA. (IA)

Previous Article Ketua Forbes DPR RI dan DPD RI Aceh, M. Nasir Djamil Batalkan Vonis Bebas Paman Perkosa Keponakan di Aceh Besar, Nasir Djamil Apresiasi Hakim MA
Next Article Pengolahan Limbah B3 Medis di Aceh Terkendala Izin Operasional

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Rabu, 14 Januari 2026
Humas Mahkamah Syar'iyah Jantho Fadlia SSy MH
Hukum
Dipicu Seks Bebas, 54 Anak Ajukan Dispensasi Nikah di Aceh Besar Karena Hamil Duluan
Rabu, 8 Februari 2023
Aceh
Penggunaan Dana Bencana Aceh Dinilai Tidak Transparan
Kamis, 15 Januari 2026
Politik
Pansus DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Rekomendasi IUP Masa Bupati Nonaktif Mirwan
Kamis, 15 Januari 2026
Politik
Baleg DPR RI Sepakat Jadikan MoU Helsinki Rujukan Revisi UUPA
Kamis, 15 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

UIN Ar-Raniry Banda Aceh menandatangani MoU dengan Prince of Songkla University (PSU), Thailand, sebagai upaya memperkuat jejaring akademik internasional, Selasa (13/1).
Pendidikan

UIN Ar-Raniry Jalin Kerja Sama dengan Universitas Songkla Thailand

Rabu, 14 Januari 2026
Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor. 
Pendidikan

Pemerintah Aceh Prioritaskan Pemulihan Pendidikan Pascabencana

Rabu, 14 Januari 2026
Pendidikan

Ratusan Sekolah di Aceh Utara Masih Berlumpur 46 Hari Pascabanjir, Ribuan Siswa Butuh Perlengkapan

Rabu, 14 Januari 2026
Tiga calon Rektor USK periode 2026-2031 yakni: Prof Agussabti, Prof Marwan dan Prof Mirza Tabrani. (Foto: Ist)
Pendidikan

MWA Tetapkan Tiga Calon Rektor USK Periode 2026–2031, Ini Namanya

Senin, 12 Januari 2026
Pendidikan

Meski Jadi Korban, Semangat Juang Guru di Lokasi Bencana Aceh Tak Pernah Padam

Senin, 12 Januari 2026
Pendidikan

Lestarikan Bahasa Daerah, Guru SMA di Lhokseumawe Terbitkan Buku Bahasa dan Sastra Aceh  

Minggu, 11 Januari 2026
Pendidikan

Universitas Syiah Kuala Buka Penerimaan Mahasiswa Jalur Talenta

Jumat, 9 Januari 2026
Universitas Syiah Kuala memberi pembekalan kepada 719 mahasiswa peserta KKN Tematik Kebencanaan Siklon Tropis Senyar Tahun 2026. (Foto: Ist)
Pendidikan

719 Mahasiswa KKN Tematik USK Diterjunkan ke Wilayah Terdampak Bencana Aceh

Selasa, 6 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?