159 Jubir Darat AMIN Provinsi Aceh Dilantik, Dipimpin Jafaruddin Husin

159 Juru Bicara Darat Pasangan Calon Presiden Anies Baswedan dan Calon Wakil Presiden Muhaimin Iskandar (AMIN) dilantik Senin siang (15/1) WIB di Kuala Village Lamdingin, Banda Aceh

BANDA ACEH — Dalam upaya memperkuat gerakan perubahan di Bumi Serambi Mekkah, sebanyak 159 Juru Bicara Darat Pasangan Calon Presiden Anies Baswedan dan Calon Wakil Presiden Muhaimin Iskandar atau AMIN resmi dilantik pada Senin siang, (15/1/2024) di Kuala Village Lamdingin, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

Pelantikan ini menjadi langkah strategis dengan melibatkan 159 juru bicara darat AMIN yang mewakili 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Acara pelantikan dihadiri Juru Bicara Timnas AMIN Andi Sinulingga, serta Sekretaris Tim Pemenangan AMIN Daerah Aceh Tgk Musannif.

Menurut Andi Sinulingga, jubir darat Provinsi Aceh memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran politik rakyat Aceh terhadap kebutuhan perubahan dan mendukung pasangan AMIN pada pemilihan presiden yang dijadwalkan pada 14 Februari 2024.

“Jubir darat Provinsi Aceh memiliki tugas utama dalam menyuarakan dan mengklarifikasi visi-misi serta program pasangan AMIN di tingkat Provinsi Aceh, mulai dari pintu ke pintu (door to door). Mereka akan memperkuat pemahaman mengapa penting untuk memilih AMIN demi masa depan Indonesia yang adil dan makmur untuk semua,” ungkap Andi pada Senin, 15 Januari 2024.

Andi juga menyampaikan para jubir darat Provinsi Aceh akan menjalankan tugasnya dengan melakukan komunikasi dan koordinasi yang erat bersama Koordinator Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional AMIN dan Tim Pemenangan Daerah AMIN di tingkat Provinsi Aceh.

“Langkah-langkah strategis akan segera diambil untuk memastikan kemenangan pasangan AMIN di Provinsi Aceh,” tegas Andi.

Tim Juru Bicara Darat Timnas AMIN Provinsi Aceh dipimpin oleh Koordinator Ir Jafaruddin Husin, dengan Wakil Koordinator Islamuddin, Ramadhana Lubis, M Amin Said SH MHum, Ir Yusmaizal MSi dan Hamdani.

Tim ini juga melibatkan 159 juru bicara dari berbagai kalangan, termasuk ulama, ustaz, tokoh masyarakat dan cendekiawan di Bumi Serambi Mekkah. (IA)

Tutup