Politik

DPRK Aceh Barat Periode 2024-2029 Dipimpin Perempuan

INFOACEH.NET, MEULABOH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat definitif resmi dijabat oleh kaum perempuan yakni Siti Ramazan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

Ketua dan 2 Wakil Ketua sebagai pimpinan definitif DPRK Aceh Barat resmi dilantik dalam rapat paripurna peresmian pengangkatan dan pengambilan sumpah pimpinan DPRK Kabupaten Aceh Barat periode 2024-2029, di ruang rapat paripurna DPRK Aceh Barat, Senin (4/11/2024).

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Pimpinan DPRK Aceh Barat yang dilantik dan diambil sumpahnya, yakni Siti Ramazan dari Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai Ketua, Azwir SP dari Partai Aceh (PA) sebagai Wakil Ketua I dan Zulfikar SAB dari Partai Golkar sebagai Wakil Ketua II.

Baca Juga:  Konsolidasi Internal, Gerindra Aceh Gelar Diklat Laskar di Jantho

Prosesi pengucapan sumpah dipimpin oleg Kepala Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh Faridh Zuhri SH MHum, dan dihadiri Pj Bupati Aceh Barat, Azwardi Abdullah

Pj Bupati Aceh Barat Azwardi Abdullah Azwardi berharap, pelantikan pimpinan DPRK periode ini akan menjadi awal yang baik dalam mendorong kerja kolaboratif antara legislatif, eksekutif dan semua komponen terkait di Aceh Barat demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kepada DPRK sebagai lembaga legislatif untuk terus menjalankan peran strategis dalam menyampaikan aspirasi masyarakat dan mengawal seluruh aspek pembangunan di daerah,” katanya.

Baca Juga:  Heri Julius dan Raji Firdana Dicopot, DPP NasDem Tunjuk Yunardi Natsir dan Furqan Firmandez Jadi Sekretaris dan Bendahara NasDem Aceh

Azwardi menjelaskan, hubungan sinergis antara eksekutif dan legislatif perlu terus terjaga untuk menghadapi berbagai tantangan dalam lima tahun ke depan, termasuk isu ekonomi, sosial dan politik.

“Kita perlu memberikan perhatian pada isu-isu prioritas pemerintah saat ini, seperti pengendalian inflasi, penanganan stunting, penanggulangan kemiskinan ekstrem, mitigasi bencana daerah, peningkatan investasi, hingga pemantapan nilai-nilai syariat Islam,” ujar Azwardi.

Azwardi juga menekankan pentingnya pemanfaatan potensi sumber daya alam di Aceh Barat yang harus dikelola secara bijak dan berkelanjutan dengan memperhatikan isu lingkungan sebagai prioritas utama, sejalan dengan arahan dari Pj Gubernur Aceh.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait