Infoacehnet

Portal Berita dan Informasi Aceh

Ditemukan Warga Lhoknga, Tim Jibom Brimob Aceh Musnahkan Bom Proyektil Buatan Rusia

Dipimpin Ipda Joko Harsono selaku Kanit 1 Jibom, tim mengidentifikasi bahwa benda tersebut adalah Unexploded Ordnance (UXO), yakni proyektil tank jenis Tank Shell Type OF27 buatan Rusia, berkaliber 115 mm.
Fauzan M Zairin
Tim Penjinak Bom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Aceh saat melakukan pemusnahan bom proyektil tank aktif yang ditemukan warga di Desa Lampaya, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (10/5/2025). (Foto: Dok. Sat Brimobda Aceh)

Infoaceh.net, ACEH BESAR – Sebuah bom proyektil tank sisa peninggalan militer buatan Rusia ditemukan warga di kawasan perkebunan Desa Lampaya, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar.

Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Aceh langsung dikerahkan untuk mengamankan dan memusnahkan temuan tersebut pada Sabtu (10/5/2025).

Penemuan benda berbahaya ini bermula dari laporan warga yang mencurigai sebuah benda logam menyerupai mortir di area kebun.

Pihak kepolisian dari Polres Aceh Besar menerima laporan tersebut dan berkoordinasi dengan tim Gegana untuk penanganan lebih lanjut.

Dansat Brimob Polda Aceh, Kombes Pol Zuhdi Batubara segera memerintahkan Komandan Detasemen Gegana, Kompol Akmal, untuk mengirimkan tim Jibom ke lokasi guna melakukan penanganan sesuai prosedur.

Dipimpin Ipda Joko Harsono selaku Kanit 1 Jibom, tim mengidentifikasi bahwa benda tersebut adalah Unexploded Ordnance (UXO), yakni proyektil tank jenis Tank Shell Type OF27 buatan Rusia, berkaliber 115 mm.

Benda ini dipastikan masih aktif dan berbahaya jika tidak segera dimusnahkan.

Koordinasi dilakukan bersama jajaran Polres Aceh Besar dan Polsek Lhoknga untuk menetapkan lokasi pemusnahan yang aman dan jauh dari pemukiman warga.

Proses disposal dilakukan sesuai prosedur standar pengamanan bahan peledak.

Setelah berhasil dimusnahkan, aparat mengimbau warga tetap waspada dan melaporkan setiap temuan benda mencurigakan ke pihak berwajib.

“Kami mengapresiasi respons cepat warga. Harap tidak menyentuh atau memindahkan benda yang dicurigai sebagai bahan peledak, demi keselamatan bersama,” ujar Kompol Akmal.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Lainnya

13 Jenazah Korban Ledakan Masih Diidentifikasi di RSUD Pameungpeuk
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni
Sigit Setyawan resmi menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh
Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah ikut mengangkat bendera start saat melepas peserta lari FKIJK Aceh Run 2025 di Lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). Sejumlah pelari tampak memakai celana pendek. (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Trump Klaim Harga Obat dan Biaya Hidup Turun Drastis, Tak Beri Rincian Spesifik
Pemkab Aceh Selatan melalui BPBD menyerahkan bantuan masa panik kepada tiga keluarga korban gempa bumi di Aceh Selatan
Ruben Amorim takut MU kehilangan jati diri sebagai klub besar
Bupati Aceh Besar Muharram Idris melakukan tendangan perdana pada pembukaan turnamen sepak bola PS AMLA Tahun 2025 di Lapangan Gampong Lamteungoh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (12/5)
Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
Usai Vonis Harvey Moeis, Hakim Eko Aryanto Dimutasi Ke Papua
Satresnarkoba Polres Lhokseumawe menggagalkan 1.912 butir pil ekstasi dan mengamankan seorang kurir berinisial S (43), warga Idi Rayeuk, Aceh Timur.
Putri sulung John Kei, Melan Refra. Foto. TV one.
PM Albanese umumkan kabinet baru Australia,
Tim Penjinak Bom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Aceh saat melakukan pemusnahan bom proyektil tank aktif yang ditemukan warga di Desa Lampaya, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (10/5/2025). (Foto: Dok. Sat Brimobda Aceh)
Sri Radjasa Chandra MBA
Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
Ledakan Amunisi TNI di Garut Tewaskan 13 Orang, 9 di Antaranya Warga Sipil. Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko bersama Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Ny. Rani Achmad Kartiko menggelar bakti sosial di dua gampong terpencil di Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, Ahad (11/5).
Banda Aceh, Infoaceh.net — Layanan Public Safety Center (PSC) 119 Aceh kembali menjadi sorotan tajam setelah gagal merespons situasi darurat yang dialami seorang pasien hanya sekitar satu kilometer dari kantor PSC di Jln. Dr. Syarif Thayeb No. 11, Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Meski keluarga pasien telah berulang kali menelepon, tak satu pun panggilan direspons. Ironisnya, saat mereka mendatangi langsung kantor PSC, pagar dalam kondisi tergembok dan tak ada petugas yang terlihat di pos jaga. Empat unit ambulans tampak terparkir rapi di halaman kantor—namun tak satu pun bergerak. Zainal, keluarga pasien yang mengalami sesak napas berat hingga nyaris tak sadarkan diri, menyampaikan kekecewaannya. “Ambulans ada di depan mata, fasilitas negara yang seharusnya jadi hak rakyat. Tapi kami dibiarkan panik dan kebingungan tanpa bantuan apa pun. Kami sangat marah,” ujarnya, Senin (12/5/2025). Upaya mencari pertolongan pun terus dilakukan. Zainal sempat menuju Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) dan sejumlah rumah sakit lainnya, namun tetap tanpa hasil. “Dua ambulans di IGD hanya terparkir. Saat kami minta bantuan, malah ditunjukkan daftar antrean panjang dan disuruh kembali hubungi PSC,” ungkapnya. Dalam kondisi hampir putus asa, keluarga akhirnya berhasil menghubungi PSC Banda Aceh. Satu unit ambulans dari Ulee Lheue—lokasi yang cukup jauh—baru datang dan membawa pasien ke rumah sakit. “Kami mohon Inspektorat dan Ombudsman turun tangan menyelidiki kegagalan sistem ini. Tenaga kesehatan menuntut pembayaran jasa medis dan TPP dibayar dobel. Tapi dengan pelayanan seperti ini, bagaimana mungkin masyarakat bisa ikhlas?,” tegas Zainal. Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan besar terkait efektivitas layanan darurat di Aceh serta akuntabilitas lembaga publik yang seharusnya sigap dan tanggap menghadapi situasi darurat.
Habib Rizieq dalam kanal YouTube Cerita Untungs, dikutip Minggu (12/5/2025).
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Enable Notifications OK No thanks