INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

DPR RI dan BPJS Pantau Penanganan Kasus Gagal Ginjal Akut di Aceh

Last updated: Kamis, 10 November 2022 22:29 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik dalam rangka pengawasan Penanganan Kasus Gagal Ginjal Akut ke Provinsi Aceh, Rabu (9/11)
Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik dalam rangka pengawasan Penanganan Kasus Gagal Ginjal Akut ke Provinsi Aceh, Rabu (9/11)
SHARE

BANDA ACEH – Komisi IX DPR RI mengadakan kunjungan kerja spesifik dalam rangka pengawasan Penanganan Kasus Gagal Ginjal Akut ke Provinsi Aceh, Rabu (9/11). Seperti diketahui, Aceh merupakan 5 provinsi dengan angka kasus gagal ginjal akut tertinggi di Indonesia.

Tujuan kunjungan kerja Komisi IX DPR RI adalah ke RSUD Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh yang merupakan rumah sakit rujukan di Provinsi Aceh yang diketuai oleh Emanuel Melkiades Laka Lena serta turut didampingi oleh Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, RM Wiwieng Handayaningsih, Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Manajemen Risiko BPJS Kesehatan, Mahlil Ruby serta Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumatera dan Aceh Mariamah.

APBA 2026 Digeser, Prioritaskan Pemulihan Pascabencana Aceh

Kunjungan itu guna mendapat informasi dan gambaran secara komprehensif tentang perkembangan Penyakit Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak di Aceh.

- ADVERTISEMENT -

Direktur RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh dr Isra Firmansyah SpA saat membuka kegiatan sekaligus dalam paparan materinya menyampaikan jumlah kasus gagal ginjal akut pada anak sejak Juni sampai Oktober 2022 di RSUDZA Banda Aceh adalah 30 orang.

“30 orang tersebut dengan rincian 22 orang meninggal dunia, 6 orang pulang dengan kondisi hidup dan 2 orang masih dirawat. Namun pada bulan November sampai hari ini belum ada pasien yang dirujuk ke RSUDZA, artinya jumlah kasus ini telah menurun,” ungkap Isra Firmansyah.

- ADVERTISEMENT -
11 Jembatan Bailey di Aceh Rampung, 15 Titik Lainnya Masih Dikerjakan 

Isra melanjutkan, kendala selama ini yang dihadapi adalah pasien umumnya terlambat dirujuk, datang sudah dalam kondisi berat dan kritis bahkan beberapa pasien meninggal dalam perjalanan menuju RSUDZA. Kendala lainnya menurut Isra adalah kapasitas Ruang PICU hanya 4 Bed, hasil uji pemeriksaan toksikologi belum didapatkan, dokter ahli konsultan nefrologi anak yang tersedia hanya 1 orang dan terbatasnya tenaga perawat terampil Hemodialisa (HD) Anak.

Sementaradari sisi pembiayaan ataupun jaminan pembayaran atas pelayanan kesehatan, Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Manajemen Risiko BPJS Kesehatan, Mahlil Ruby untuk kasus GGAPA ini termasuk dalam cakupan manfaat pelayanan kesehatan yang dijamin melalui Program JKN dan tentunya telah menjadi peserta JKN sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

“Secara nasional, mekanisme pengajuan klaim dari rumah sakit untuk penjaminan GGAPA pada anak dalam Program JKN merujuk pada panduan tata laksana yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan, yaitu Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/3305/2022 Tentang Tata Laksana Dan Manajemen Klinis Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Selanjutnya untuk pengajuan klaim pelayanan Kesehatan GGAPA dilakukan secara kolektif setiap bulan melalui Aplikasi e-claim INA-CBG’S,” jelas Mahlil.

Polda Aceh Bangun Perumahan Meutuah Residen untuk Personel

Mahlil melanjutkan, dari 30 kasus gagal ginjal akut pada anak tersebut yang telah diklaim ke BPJS Kesehatan adalah sebanyak 13 kasus, pending sebanyak 5 kasus karena pending sedang dilengkapi berkas penunjang dan aspek medis lainnya serta berita acara kesepatakan Pusat Pembiayaan Kemenkes dan 12 kasus belum ditagihkan atau belum diklaim ke BPJS Kesehatan karena sedang dalam proses dan ada yang masih dirawat.

- ADVERTISEMENT -

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena yang merupakan Ketua Tim Kunjungan Kerja ini mengatakan berdasarkan penyampaian dari para stakeholder yang hadir pada kesempatan tersebut seperti dari Dinas Kesehatan Aceh, RSUDZA, Balai Besar POM Aceh, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan lainnya, kasus GGAPA di Aceh sudah menurun dan dapat dikendalikan serta telah ada upaya-upaya pencegahan.

“Dari kunjungan kerja ini, dapat kami simpulkan bahwa penanganan kasus GGAPA di Aceh saat ini sudah mulai terkendali, sehingga dapat disimpulkan untuk pemicu gagal ginjal akut di Aceh sudah bisa diidentifikasi. Harapannya agak semua pihak dapat melakukan kolaborasi agar tidak lagi meningkatnya kasus ini seperti melakukan pencegahan dan pengawasan termasuk tidak perlu khawatir untuk urusan pembiayaan telah dijamin oleh BPJS Kesehatan,” kata Melki biasa ia disapa.

Melki menambahkan, untuk obat Antidotum yang sudah dikirim juga sudah bisa dipakai untuk menekan dan mengurangi anak-anak meninggal di Aceh karena gagal ginjal akut.

Bahkan kata Melki, obat tersebut diklaim efektif untuk menekan, mengurangi dan mencegah penyakit tersebut pada anak-anak. (IA)

Previous Article Semua Pengadilan Negeri di Aceh telah Terakreditasi A, PN Lhoksukon raih nilai tertinggi Semua Pengadilan Negeri di Aceh Telah Terakreditasi A, PN Lhoksukon Raih Nilai Tertinggi
Next Article Universitas Syiah Kuala Banda Aceh mmemperingati Hari Pahlawan 10 November 2022 dengan keragaman baju adat nusantara USK Peringati Hari Pahlawan dengan Keragaman Baju Adat Nusantara

Populer

Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Surat Warga
Kebun Pala Warga Alue Keutapang Pidie Jaya Mati Total Akibat Banjir Bandang
Senin, 12 Januari 2026
Nasional
Tradisi Aceh Dapat Pengakuan Negara, Bantuan Daging Meugang dari Prabowo Patut Disyukuri
Minggu, 11 Januari 2026
Surat Warga
TA Sakti, Penjaga Ingatan Tanah Rencong yang Menghidupkan Kembali Majun Aceh
Jumat, 9 Januari 2026
Olahraga
Persiraja Bungkam Persikad Depok 1-0, Gol Connor Flynn Jadi Penentu
Senin, 12 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Umum

Monopoli Pengadaan APBK Aceh Selatan, Belasan Paket Proyek Digarap CV yang Sama

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Balai Pengajian Dayah Thalibul Huda di Aceh Besar Terbakar

Sabtu, 10 Januari 2026
Umum

Ditlantas Polda Aceh Umumkan Persyaratan Urus STNK Hilang-Rusak Akibat Bencana

Sabtu, 10 Januari 2026
Umum

500 Ton Beras dan Bantuan Logistik PMI Tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

Kapolres Pidie Jaya Serahkan Ekskavator Percepat Pembersihan Lumpur

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

Huntara Mulai Dibangun di Aceh Timur, Target 10 Hari Siap

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

Gas Muncul di Tanah Bekas Banjir Nagan Raya, BPMA: Aman Selama Tidak Ada Pembakaran  

Jumat, 9 Januari 2026
Kementerian Pekerjaan Umum memastikan pembangunan jembatan permanen untuk menggantikan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Bireuen, akan dimulai bulan Januari 2026. (Foto: Ist)
Umum

Bulan Ini, Kementerian PU Bangun Jembatan Permanen Krueng Tingkeum di Kutablang Bireuen

Jumat, 9 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?