INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Kebohongan Alhudri dan Pejabat Oportunis Maju-Mundur di Pilkada

Last updated: Rabu, 4 September 2024 10:26 WIB
By Hasrul
Share
Lama Bacaan 7 Menit
Alhudri saat melakukan pendaftaran maju calon Bupati Aceh Tengah, dan sekarang mundur dari pencalonan. (Foto: Dok. KIP Aceh Tengah)
Alhudri saat melakukan pendaftaran maju calon Bupati Aceh Tengah, dan sekarang mundur dari pencalonan. (Foto: Dok. KIP Aceh Tengah)
SHARE

INFOACEH.NET, BANDA ACEH — Hari Kamis sore (29/8/2024), dengan menyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS), Drs Alhudri MM resmi mendaftarkan dirinya sebagai salah satu bakal calon Bupati Aceh Tengah ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat.

Ia maju di Pilkada Aceh Tengah 2024 berpasangan dengan Alaidin Abu Abbas, politisi Partai Demokrat yang saat ini masih menjabat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2019-2024.

Kemenag menurunkan 1.330 relawan ke 12 titik di kabupaten/kota dalam Provinsi Aceh untuk membersihkan madrasah dan Kantor KUA terdampak banjir bandang dan longsor Aceh.
1.330 Relawan Kemenag Turun ke Lokasi Bencana Aceh Bersihkan Madrasah-KUA

Pasangan ini diusung oleh sejumlah partai politik yakni PDIP, Partai Demokrat, PAN, Partai Hanura, Partai Ummat termasuk partai non parlemen.

- ADVERTISEMENT -

Dengan status PNS saat mendaftar sebagai calon bupati Aceh Tengah, Alhudri saat ini menduduki jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh. Jabatan Alhudri saat ini adalah Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia dan Hubungan Kerja Sama. Sebelumnya Alhudri adalah Kepala Dinas Pendidikan Aceh dan juga sempat menjadi Pj Bupati Gayo Lues.

Padahal dalam aturan yang ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hendak maju dan berkonsentrasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 diwajibkan mengundurkan diri sebagai ASN sebelum melakukan pendaftaran sebagai calon Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati serta Wali Kota/Wakil Wali Kota.

- ADVERTISEMENT -
Polda Aceh berhasil membangun 206 sumur bor yang tersebar di 18 wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh. (Foto: Ist)
Polda Aceh Telah Bangun 206 Sumur Bor di Wilayah Terdampak Bencana

Beberapa hari setelah mendaftar calon bupati, ternyata Alhudri justru menyampaikan mundur lagi dari pencalonannya di Pilkada Aceh Tengah 2024, pada Ahad, 1 September 2024.

Informasi mundurnya dari pencalonan di Pilkada disampaikan oleh sahabat dekat Alhudri yaitu Fauzan Azima yang merupakan Penasihat Mualem Center Aceh Tengah.

“Beliau menyatakan mundur dari Pilkada Aceh Tengah, dan saat ini masih berstatus ASN dengan jabatan Eselon II sebagai Staf Ahli Gubernur,” ungkap Fauzan beberapa hari lalu.

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky kembali menjelajahi wilayah pedalaman Kecamatan Simpang Jernih, menembus Gampong Rantau Panjang, Senin (5/1), melalui jalur sungai dengan waktu tempuh 2 jam. (Foto: Ist)
Bupati Aceh Timur Tempuh 2 Jam Jalur Sungai Temui Pengungsi Banjir di Simpang Jernih

Menurut Fauzan, Alhudri lebih memilih mempertahankan status ASN untuk bisa berbuat bagi saudara-saudaranya yang terbelakang di tengah tenggara Aceh.

- ADVERTISEMENT -

“Saat ini, sudah tidak ada putra wilayah tengah yang menduduki posisi eselon II di Pemerintahan Aceh, dan Alhudri satu-satunya saat ini,” terang Fauzan Azima dikutip dari LintasGAYO.co.

Jika Alhudri maju di Pilkada kata Fauzan, makanya generasi Gayo di Pemerintahan Aceh untuk tingkat eselon II habis.

“Politik itu dinamis dan kita jangan egois, mari belajar merelakan untuk kepentingan yang lebih besar. Fikirkan juga saudara kita di Kaloy di Aceh Tamiang, Lokop Serbajadi dan Tampur di Aceh Timur,” ujar Fauzan.

Sebagaimana diketahui, Alhudri pada 31 Agustus hingga 2 September 2024 juga tidak mengikuti tes kesehatan di RSUDZA Banda Aceh, terkait pencalonannya di Pilkada Aceh Tengah.

Sementara itu, partai pengusung pasangan calon Bupati Aceh Tengah Alhudri – Alaidin bersepakat untuk mencari pengganti Alhudri sebagai calon bupati Aceh Tengah. Alhudri dinilai telah mengkhianati Partai pengusung dan rakyat Aceh Tengah.

“Alhudri telah membohongi partai koalisi dan telah berbohong mengatakan dirinya dijegal Bustami Hamzah yang tidak bersedia meneken surat mundurnya dari PNS,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Tengah Tarmina Lakiki, di Banda Aceh, Senin (2/9/2024).

Sebelumnya, kepada partai pengusung Alhudri menjelaskan apabila surat pensiunnya tidak diteken oleh Sekda Aceh Bustami Hamzah, dan Alhudri menyebut Bustami telah menjegal dirinya.

Hal itu disampaikan untuk meyakinkan partai Pengusung terkait surat pengunduran dirinya yang dijegal Bustami.

Padahal Bustami Hamzah sejak tidak lagi Pj Gubernur Aceh pada 22 Agustus 2024, Bustami juga telah mundur dari PNS dan Sekda Aceh karena akan maju calon gubernur Pilkada Aceh 2024.

“Ini pembohongan luar biasa, Alhudri mundur dari Paslon tanpa alasan yang kuat,” ujar Arwin Mega, Ketua DPD I PDI Perjuangan Aceh Tengah.

Untuk itu, Ketua partai Pengusung yang terdiri dari Tarmina Lakiki (Demokrat), Arwin Mega (PDIP), Ilhamuddin (PAN), Wajadal Muna (Ummat), dan Yaser Arafat (Hanura) bersepakat untuk mencari pengganti.

Menanggapi tudingan para ketua partai pengusung bahwa Alhudri telah berbohong, Fauzan Azima dalam sebuah keterangan tertulis yang dikirim ke redaksi Infoaceh.net juga memberikan tanggapan.

Menurut Fauzan, sepanas apapun hati, kepala kita harus tetap dingin. Perjalanan masih panjang. Hidup dan berkehidupan bukan sekadar urusan pemilihan kepala daerah. Masih banyak hal penting lain yang kita dibutuhkan dan dalam dijelaskan dalam silaturahmi.

“Di negeri kita, pemilihan umum, atau pemilihan kepala daerah merupakan pesta demokrasi. Namanya juga pesta, suasana hati harus tetap bahagia. Nol-kan kemarahan, nol-kan kebencian dan bangun kasih sayang dalam bentuk bagi-bagi rezeki kepada konstituen,” terang Fauzan, Selasa (3/9).

Ia memberikan penjelasan tentang Pilkada Aceh Tengah dan Alhudri, salah satu calon kepala daerah yang mundur dari kontestasi. Kata Fauzan, mundurnya Alhudri ini dipelintir oleh segelintir orang dengan menyebut Alhudri berbohong.

“Karena itulah kita perlu menjaga suasana hati. Karena saat marah, kita cenderung ceroboh dan kehilangan rasionalitas. Kami menilai tudingan terhadap Alhudri itu berlebihan. Dalam pesta, sekali lagi, seharusnya tidak ada amarah.

Banyak pemimpin partai politik pengusung Alhudri yang menanggapi peristiwa dalam sepekan ini dengan kemarahan. Mereka berujar kasar seolah-olah pengunduran Alhudri dari pilkada adalah kiamat,” ungkapnya.

Padahal para petinggi partai politik kudu menenangkan hati konstituen dan menghormati hak konstitusi kandidat. Termasuk saat dia memilih mundur. Lagi pula apa yang disampaikan tidak seperti kenyataan.

Fauzan menceritakan, beberapa hari sebelum pendaftaran calon kepala daerah di KIP Aceh Tengah, Alhudri menyatakan akan mundur. Pernyataan penting ini disampaikan langsung kepada pengurus partai pengusung.

Lantas tercapailah kesepakatan bahwa Alhudri menjalani proses sampai ke tahap pendaftaran. Setelah itu, semua pihak yang terlibat dalam pembicaraan memikirkan bersama calon pengganti Alhudri.

Alhudri sendiri mengambil keputusan mundur dengan mempertimbangkan kepentingan negara yang lebih besar. Sebagai wujud “ Hubbul wathan minal iman-cinta tanah air bagian dari iman.” Dan itu sudah didiskusikan dengan partai pengusung.

Semua syarat pendaftaran dan kewajiban Alhudri sebagai calon itu dia penuhi. Termasuk “tidak ada makan siang yang gratis”. Semua telah dituntaskan dan masing-masing pihak, entah itu Alhudri atau pengurus partai politik pengusung, telah ridha.

Bagi Alhudri, mundur dari pencalonan adalah pilihan sulit.

Fauzan yang juga mantan Panglima GAM Wilayah Linge mengklaim, dalam survei terakhir, dia memulai Pilkada Aceh Tengah dari angka 40 persen. Ini artinya, kemungkinan Alhudri memenangkan Pilkada Aceh Tengah 2024 sangat besar, jauh melampaui kandidat lain.

“Jika Pilkada Aceh Tengah hanyalah pesta, Alhudri dapat dipastikan melenggang ke kursi bupati. Kandidat terdekat bahkan tak sampai setengah tingkat keterpilihan Alhudri. Jadi, mundur dari pencalonan ada pengorbanan besar bagi Alhudri,” pungkas Fauzan.

Previous Article Kajari Langsa Efrianto SH MH didampingi Kasi Intelijen Carles Aprianto SH MH, Selasa (3/9) saat konferensi pers penetapan 3 tersangka dugaan korupsi pengadaan tawas di PDAM Langsa. (Foto: For Infoaceh.net) Jaksa Tetapkan Dirut PDAM Langsa Tersangka Korupsi Pengadaan Tawas
Next Article Pj Gubernur Aceh Safrizal bersama Plt Dirut Bank Aceh Syariah Fadhil Ilyas saat meluncurkan jersey atlet, ATM dan Pengcard edisi khusus PON XXI di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Rabu, 4 September 2024. (Foto: For Infoaceh.net) Bank Aceh Syariah Luncurkan Jersey Atlet, ATM dan Pengcard Edisi PON

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Umum
AKBP Chairul Ikhsan Gantikan Sujoko sebagai Kapolres Aceh Besar
Sabtu, 20 Desember 2025
Aceh
Fenomena Langka: Warga Nagan Raya Temukan Gas Menyala dari Dalam Tanah Bekas Banjir  
Rabu, 7 Januari 2026
Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma meninjau langsung kondisi baut Jembatan Bailey penghubung Bireuen–Takengon, tepatnya di Gampong Teupin Mane, Kecamatan Juli, Bireuen. (Foto: Ist)
Aceh
Haji Uma Cek Langsung Baut Jembatan Bailey Teupin Mane, Ini Temuan di Lapangan
Jumat, 2 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Pemerintah Aceh menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Aceh Tahun 2026 Rp3,93 juta. (Foto: Ist)
Umum

UMP Aceh 2026 Ditetapkan Rp3,93 Juta, Naik 6,7 Persen

Selasa, 6 Januari 2026
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim mendengarkan pembacaan nota keberatan (eksepsi) dari tim penasihat hukumnya di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).
Umum

Nadiem Makarim Duduk di Kursi Terdakwa, Bantah Rugikan Negara Rp2,1 Triliun

Senin, 5 Januari 2026
ima penyidik KPK dari unsur Polri resmi dipromosikan menjabat sebagai Kapolres di lima wilayah berbeda.
Umum

Alumni KPK Pimpin Polres, Lima Penyidik Naik Jabatan Kapolres

Senin, 5 Januari 2026
Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Alibasyah memimpin upacara serah terima jabatan 4 PJU dan 3 Kapolres, di Meuligoe Polda Aceh, Senin (5/1). (Foto: Ist)
Umum

Kapolda Aceh Lantik 4 Pejabat Utama dan 3 Kapolres

Senin, 5 Januari 2026
Jembatan darurat dibangun di Sungai Kala Ili, Kampung Owaq, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, Ahad, 4 Januari 2026. (Foto: Ist)
Umum

Jembatan Darurat Dibangun Buka Akses ke Jamat Aceh Tengah yang Terputus Pascabanjir

Senin, 5 Januari 2026
Ditpolairud Polda Aceh yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa II Polda Aceh membersihkan fasilitas pendidikan di Aceh Tamiang.
Umum

Ditpolairud Polda Aceh Bersihkan Fasilitas Pendidikan Pascabanjir di Aceh Tamiang

Minggu, 4 Januari 2026
Kejati Aceh didesak usut tuntas pencairan anggaran 100 persen pada proyek Lanjutan I Pembangunan Gedung Tapaktuan Sport Center (TSC) yang hingga berakhirnya masa kontrak belum selesai secara fisik, namun dananya telah dicairkan penuh melalui SP2D. (Foto: Ist)
Umum

Dibayar Lunas Sebelum Pekerjaan Rampung, Kejati Aceh Didesak Usut Proyek Tapaktuan Sport Center

Senin, 5 Januari 2026
Tingkat aktivitas Gunungapi Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah, diturunkan dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada). (Foto: Ist)
Umum

Kegempaan Mereda, Status Gunung Burni Telong Turun ke Level Waspada

Senin, 5 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?