INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Kerukunan Umat Beragama di Aceh Tidak Terusik dan Berjalan Baik

Last updated: Rabu, 25 November 2020 16:17 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 6 Menit
Dialog Kerukunan Umat Beragama di aula Kanwil Kemenag Aceh, Rabu (25/11)
SHARE

Banda Aceh — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Dr H Iqbal Muhammad, SAg MAg menyampaikan, kerukunan umat beragama selama ini berjalan sangat baik di Aceh.

Hal itu disampaikannya saat membuka dan menjadi narasumber sekaligus keynote speaker pada dialog atau kampanye Kerukunan Umat Beragama (KUB), di aula Kanwil Kemenag Aceh, Rabu (25/11).

Polresta Banda Aceh Gelar Zikir dan Doa Bersama untuk Korban Banjir

Kakanwil mengawali paparan, yang disiarkan live oleh RRI Banda Aceh, dengan potret dan dinamika keumatan dan kerukunan di Bumi Serambi Mekkah, yang sangat kondusif dan berjalan sangat baik.

- ADVERTISEMENT -

“Jalinan kerukunan antar umat beragama di Aceh, sama sekali tidak terganggu. Kerukunan selalu berjalan sangat baik, juga toleransi sesama umat beragama,” sebut Kakanwil di depan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Aceh, akademisi, pengurus ormas, tokoh agama, dan unsur intas sektoral.

Selain Kabag TU Amiruddin, para Kabid, Pembimbing Masyarakat (Pembimas), turut hadir dalam dialog online bertajuk “Umat Rukun Indonesia Maju” itu, Karo Keistimewaan dan Kesra (Isra) Setda Aceh Zahrul Fajri.

- ADVERTISEMENT -
Wali Kota Sabang Lantik 18 Keuchik, Ingatkan Dana Gampong 2026 Menurun

Kakanwil melanjutkan soal kerukunan, termasuk di masa penjajah, masalah kerukunan sama sekali tidak tersentuh, baik-baik saja. “Misalnya gereja yang dibangun tidak dibakar, tidak ada pembakaran di sini,” terangnya.

“Juga di masa konflik, kerukunan antar umat beragama sangat terjaga. Masa konflik juga, bagi umat non muslim pun kerukunan di Aceh tidak terganggu,” imbuh Kakanwil.

“Saat penerapan syariat Islam pun, toleransi berjalan luar biasa,” ujar Iqbal, dengan beberapa contoh yang dibenarkan tokoh agama selain Islam, dalam testimoninya.

BPMA-PWI Aceh Perkuat Kemitraan, Siap Kerja Sama Peningkatan Kapasitas Wartawan

“Masa pemberlakuan syariat Islam di Aceh pun, Kerukunan tetap terbangun dalam berbagai situasi. Mungkin ada percikan kecil di internal umat beragama, yang menyangkut pendirian rumah ibadah. Ini masalah pada pemahaman atas aturan yang ada,” katanya lebih lanjut.

- ADVERTISEMENT -

Menurut Kakanwil, masyarakat di tempat itu, di objek yang diberitakan, tidak ada masalah, tapi persoalannya hanya pada penyampaian informasi, yang seakan-akan masalahnya sangat rumit.

Kakanwil mengakui pergesekan internal umat beragama barangkali ada. Dan ini tak ada masalah, cukup didialogkan sehingga kerukunan umat di Aceh berjalan baik. “Ke depan kerukunan di Aceh, Insya Allah terus berjalan baik,” harap Kakanwil.

Lanjutnya, semoga dari dialog ada langkah mengupayakan kerukunan lagi ke depan, yang dilakukan untuk umat beragama di Aceh.

“Kerukunan antar dan inter umat beragama, ini tugas kita bersama. Dan ke depan akan kita upayakan akan lebih baik lagi. Memang masalah kecil mungkin tak akan habis-habisnya,” sebut Kakanwil.

Sementara Ketua FKUB Aceh Nasir Zalba menyampaikan, hiruk-pikuk tidak mengganggu kerukunan. Tidak ada persoalan yang tak selesai dengan dialog.

“FKUB ini pekerja masyarakat, volunter sifatnya. Dilibatkan jika terjadi pergesekan atau meredam pemicu konflik umat beragama. Dan moga masuk 2021 kasus Singkil yang hanya dibesar-besarkan ke luar misalnya, harus selesai,” harap Nasir, yang merupakan mantan Kepala Badan Kesbangpol Aceh.

Dalam dialog, masukan dan testimoni juga diberikan peserta. “Kami sering terjun ke Bireuen, dan terbaca dalam riset bahwa percikan internal itu terjadi misalnya dalam pengamalan ibadah,” ujar satu Dosen Studi Agama-agama atau Perbandingan Agama UIN Ar-Raniry, Dr Mawardi, M.Ag

“Aceh daerah laboratorium kerukunan umat beragama di Indonesia,” ajak akademisi dari UIN Ar-Raniry ini.

“Kasus di Aceh Singkil pun sebenarnya tidak ada masalah, yang ada hanya pada ‘penamaan rumah’ ibadah di sana,” sahut Karo Isra Zahrul Fajri. Sebutnya rakor di lintas sektoral terus dan telah digelar di jenjang provinsi bersama Forkopimda.

“Khusus isu Aceh Singkil, itu ada kepentingan orang luar, dan kepentingan orang dalam sendiri. Misalnya, memanfaatkan suara non muslim untuk kepentingan politiknya,” gambar Aliamin, akademisi Unsyiah, Unmuha, Pengurus DPW Muhammadiyah Aceh, yang juga putra Aceh Singkil.

Aliamin mengajak, intensitas dialog seperti ini, mesti ditingkatkan.

“Kami mohon tokoh seluruh agama, sampaikan bahwa Aceh aman itu disampaikan juga pada umatnya,” imbuh Pengurus PW NU Aceh Tgk Asnawi Amin SAg.

“Seakan rasa aman hanya dirasakan oleh orang atas, sementara kalangan di akar rumput, masyarakat bawah seakan tidak merasakan sangat aman. Maka kita ajak tokoh agama menyampaikan kenyamanan itu sampai ke bawah,” tambah akademisi UIN Ar-Raniry Nurjannah Ismail.

“Sudah lama saya, kami di Aceh, kami nyatakan selama di Aceh kami aman dan nyaman,” sahut Pembimas Katolik Baron Ferryson Pandiangan SAg MTh.

Rasa kenyamanan selama di Aceh juga diakui, diberikan testimoninya oleh tokoh Buddha Yuswar, “Jika ada yang bilang Aceh tidak harmonis, itu masukan dan informasi yang salah, dari pihak yang tidak bertanggung jawab,”

“Apa yang kami dengar sebelum masuk ke Aceh, bahwa Aceh menakutkan, tapi begitu kami masuk ke Aceh, kabar menakutkan itu tak pernah terjadi bagi umat Katolik,” akui Baron, dikaitkan dengan contoh penerapan hukuman bagi umat muslimin, yang tidak terusik pada umat nonuslim.

“Di mana kita berada, kita instruksikan umat, ikuti regulasi yang ada,” pungkasnya. (IA)

Previous Article Novel Baswedan Pimpin Penangkapan Edhy Prabowo
Next Article Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Badan Publik Informatif

Populer

Ekonomi
Pulihkan Sawah Rusak Akibat Banjir, Menteri Pertanian Mulai Rehabilitasi Lahan di Aceh Utara
Jumat, 16 Januari 2026
Aceh
Mualem Khawatir Dukungan Nasional Berkurang Saat Transisi Pascabencana Aceh
Jumat, 16 Januari 2026
Aceh
Dana Bencana Disorot, Pemerintah Aceh Tegaskan Tak Ada yang Disembunyikan
Jumat, 16 Januari 2026
Ekonomi
BSI Catat Penjualan Emas 2,18 Ton Lewat BYOND, Investor Muda Mendominasi
Jumat, 16 Januari 2026
Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh
Aceh
Dalam UU Ciptaker, MPU Diberi Mandat Tetapkan Produk Halal di Aceh
Rabu, 14 Oktober 2020

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Umum

PT Tiara Marga Trakindo Bantu Korban Banjir Aceh Rp2,5 Miliar

Rabu, 14 Januari 2026
Tanah amblas di Desa Pondok Balik Kecamatan Ketol, Aceh Tengah hampir menyentuh badan jalan, tersisa kurang lebih 5 meter dari badan jalan. (Foto: Ist)
Umum

Tanah Amblas Hampir Sentuh Badan Jalan, Pemkab Aceh Tengah Buka Akses Alternatif 

Rabu, 14 Januari 2026
Ratusan personel BPBD dan Damkar Bireuen menggelar unjuk rasa di halaman Gedung DPRK Bireuen, Selasa (13/1/2026) terkait tudingan penimbunan bantuan untuk korban banjir bandang. (Foto: Ist)
Umum

Dituding Timbun Bantuan, BPBD dan Damkar Bireuen Geruduk Gedung DPRK

Rabu, 14 Januari 2026
Pemerintah Aceh kembali mencatatkan capaian strategis di tingkat nasional
Umum

Pemerintah Aceh Masuk 8 Besar Nasional Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026
Umum

Tanah Amblas di Ketol Aceh Tengah Terus Meluas, Jalan Lintas Kabupaten Terancam Putus 

Senin, 12 Januari 2026
Dinas Sosial Aceh menggelar zikir dan doa bersama untuk korban banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh-Sumatera, pada Senin, 12 Januari 2026. (Foto: Ist)
Umum

Dinsos Aceh Gelar Zikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh–Sumatera

Senin, 12 Januari 2026
Umum

44 Desa Terdampak Bencana di Aceh Tengah Kembali Terang dengan Genset Darurat

Senin, 12 Januari 2026
Umum

APBA 2026 Digeser, Prioritaskan Pemulihan Pascabencana Aceh

Senin, 12 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?