Umum

Ketua Korwil Korps PII Wati Aceh Ikut Workshop Kepemimpinan di Bangkok

Infoaceh.net, Banda Aceh — Ketua Koordinator Wilayah Korps Pelajar Islam Indonesia (Korwil PII) Wati Aceh yang juga mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Husnul Amalia Soleha, mengikuti Women Leadership and Reconciliation Workshop: Discovering Leadership, Peace/Conflict, and Reconciliation di Bangkok, Thailand.

Acara ini diselenggarakan pada 7-10 September 2024 oleh International Institute of Peace and Development Studies (IIPDS) dan Asian Resource Foundation (ARF).

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Koordinator Program IIPDS, Ms. Khin Thida Aye, menjelaskan, workshop bertujuan memberdayakan perempuan dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjadi pemimpin yang efektif dalam membangun perdamaian di komunitas masing-masing.

Baca Juga:  Tim Kejagung RI Bertemu Kapolda Aceh, Koordinasi Penegakan Hukum Diperkuat

“Dengan fokus pada pengembangan kepemimpinan, resolusi konflik, dan strategi rekonsiliasi, kegiatan ini diharapkan mampu membekali para peserta untuk menangani konflik, menumbuhkan inklusivitas, serta memberikan dampak sosial yang positif,” ujarnya.

Husnul, Jum’at (13/9) mengungkapkan rasa syukur dapat mewakili Indonesia, khususnya Aceh, yang memiliki sejarah panjang terkait konflik.

Menurutnya, workshop ini tidak hanya menjadi ajang pengembangan diri, tetapi juga memberikan kesempatan untuk menjalin hubungan dengan peserta dari berbagai negara, termasuk Thailand, Singapura, Vietnam, Myanmar, Iran, Nepal dan Pakistan.

Baca Juga:  Nazaruddin Bantah Lakukan Kekerasan: Saya Berusaha Menghindar, Bukan Memukul

Kegiatan ini memberikan wawasan baru tentang peran perempuan dalam gerakan perdamaian dan rekonsiliasi, serta menekankan pentingnya keterampilan dalam mengelola konflik, baik secara individu maupun kelompok.

“Selain itu, acara Cultural Night menjadi momen berharga bagi para peserta untuk saling mengenal dan menghargai perbedaan budaya, agama, suku, dan ideologi, memperkuat rasa persaudaraan di antara mereka,” pungkas Husnul.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait