Pangdam IM Mayjen TNI Hassanudin bertemu dengan Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal, di ruang kerja rektor
Banda Aceh — Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Hassanudin melakukan kunjungan untuk menjalin silaturahmi ke kampus Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Senin (4/5). Kehadiran Pangdam disambut oleh Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal, M.Eng di ruang Kerja Rektor Unsyiah.
Pangdam didampingi pejabat IM lainnya yakni Dandim 0101/BS Kolonel Inf Hasandi Lubis, Aster Kodam IM Kolonel Inf M. Yamin Dano, Danpomdam IM Kolonel CPM Zulkarnain dan Kapendam IM Kolonel Inf Usik Samwa. Sementara pejabat Unsyiah yang hadir Wakil Rektor II Dr Ir Agussabti, M.Si dan Wakil Rektor IV Dr. Hizir Sofyan. Pertemuan ini berlangsung dengan menjaga protokol kesehatan terkait pencegahan Covid-19.
Rektor mengucapkan terima kasih atas kesediaan Pangdam IM mengunjungi Unsyiah. Pertemuan ini diharapkan mampu mempererat hubungan kedua institusi ini. Rektor mengungkapkan, selama ini Unsyiah dan Kodam Iskandar Muda telah lama menjalin kerja sama. Misalnya beberapa waktu lalu, Unsyiah mengirimkan sejumlah tenaga pendidikannya untuk mengikuti kegiatan pembinaan mental di Rindam IM, Mata Ie.
“Bahkan pimpinan Unsyiah pertama Kolonel M Jasin berasal dari kalangan militer yang kala itu menjabat sebagai Pangdam IM. Jadi Unsyiah dan TNI memiliki hubungan historis yang erat,” ucap Rektor.
Rektor mengungkapkan, saat ini Unsyiah telah berkembang. Baik dari fasilitas maupun kualitas pendidikannya. Di tingkat nasional, Unsyiah menjadi salah satu perguruan tinggi favorit di luar Jawa. Hal ini terlihat dari 26.000 orang mahasiswa Unsyiah berasal dari berbagai daerah. Termasuk 70 orang diantaranya mahasiswa asing, dari Thailand, Afrika, Palestina, Malaysia dan lainnya.
“Di Unsyiah juga ada mahasiswa dari Papua. Salah satu dari mereka berhasil menjadi lulusan pertama mahasiswa Afirmasi di seluruh Indonesia. Keberhasilan Unsyiah ini, mendapat apresiasi langsung oleh Majelis Adat Papua ketika mereka datang kemari,” sebut Rektor.
Pangdam IM menyampaikan rasa bangga atas semua pencapaian Unsyiah. Ia berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik kedua institusi. Kodam secara terbuka juga bersedia melakukan kerja sama dengan Unsyiah, demi mewujudkan insan pendidikan berkualitas.
Pangdam juga menunjukkan dukungannya atas upaya Unsyiah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Menurutnya, semua pihak harus bersatu untuk mengatasi pandemi ini. Pangdam menyontohkan, selama pandemi ini setiap harinya dibutuhkan sekitar 300 APD di RSPAD. Kebutuhan ini akan sulit terpenuhi sekiranya tidak ada dukungan dan keterlibatan dari semua pihak.
“Virus Corona ini kan musuh kita bersama. Jadi kita harus saling mendukung untuk mencegah penyebarannya,” pungkas Pangdam. [*]