Tambah Ruang Covid-19, Kodam IM Bersihkan Gedung Lama RSUDZA

Senin, 3 Agustus 2020 (2 hari lalu)
IMG-20200803-WA0000

Prajurit Kodam IM membersihkan beberapa ruangan, di komplek gedung lama RSUDZA Banda Aceh, Minggu (2/8).

Banda Aceh – Dalam mendukung upaya menekan dan mencegah penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Aceh, Kodam Iskandar Muda (IM), menerjunkan 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) berkekuatan 67 personil, untuk membantu pembersihan beberapa ruangan, di komplek gedung lama Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Minggu (2/8).

Proses pembersihan dipimpin langsung Asisten Operasi (Asops) Kasdam IM Kolonel Inf Dwi Sasongko didampingi Dandim 0101/BS Letkol Inf Abduk Razak Rangkuti.

“Sesuai perintah Kasad, setiap Kodam harus mempersiapkan satuan pengganda Covid-19. Ini di luar operasi rutin sebagai bentuk dukungan kita kepada Satgas Covid-19. Setiap satuan tempur harus mempersiapkan 1 SSK personil. Hari ini, Pangdam IM menginstruksikan kami membantu membersihkan beberapa ruangan di komplek gedung lama RSUDZA,” ujar Dwi Sasongko.

Asops Kasdam IM menjelaskan, prajurit yang hari ini diterjunkan adalah unit Raider 112. Kodam IM, sambung Dwi Sasongko, memiliki 11 SSK dan 15 Satuan Setingkat Peleton (SSP) yang masing-masing berjumlah 30 personil.

“Ini merupakan tugas kesiap-siagaan satuan dalam mendukung Satgas Covid-19 Aceh. Saat ini, kondisi Aceh mengalami kenaikan eskalasi jumlah pasien. Jadi kita merespon dan mendorong seluruh pemangku kebijakan terkait apa saja yang bisa kita lakukan. Peningkatan jumlah pasien tentu harus didukung dengan peningkatan jumlah kamar atau ruang penampungan. Sebanyak 13 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Aceh, tentu harus merespon segera. Sebagai pusat rujukan, maka RSUDZA menjadi fokus utama kita,” sambung Dwi Sasongko.

Asisten Operasi Kasdam IM Kolonel Inf Dwi Sasongko dan Dandim 0101/BS Letkol Inf Abdul Razak Rangkuti didampingi Direktur RSUDZA dr. Azharuddin memantau pembersihan komplek gedung lama RSUDZA Banda Aceh, Minggu (2/8)



Asops Kasdam IM mengimbau seluruh elemen masyarakat, turut serta dalam upaya penanganan Covid-19 sesuai kemampuan dan tugas serta fungsi masung-masing.

“Pencegahan dan penanganan Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Mari kita secara bersama-sama mendukung upaya pemerintah menekan dan mencegah penyebaran Covid-19 ini dengan mengikuti imbauan pemerintah, mari mengenakan masker, rajin mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak, hindari kerumunan dan menjaga kesehatan. Tidak ada hal yang bisa kita lakukan untuk menekan penyebaran virus ini selain 3 hal, yaitu disiplin, disiplin dan disiplin,” imbau Dwi Sasongko.

Asops Kasdam IM mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menyosialisasikan pentingnya upaya pencegahan Covid-19. “Covid-19 bukan lagi ancaman potensial tetapi merupakan ancaman nyata. Untuk itu, dibutuhkan upaya bersama yang melibatkan semua pihak,” pungkas Asops Kasdam IM.

Personil Kodam IM, satu persatu mengeluarkan tumpukan barang bekas, yang terdapat di setiap ruangan. Mulai dari lemari bekas, meja, tempat tidur dan berbagai peralatan medis lainnya dipindahkan satu persatu.

Direktur RSUDZA Dr dr Azharuddin Sp.OT K-Spine FICS menjelaskan, kegiatan bersih-beraih hari ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam upaya melengkapi fasilitas penanganan Covid-19.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan yang nyata. Hari ini Pangdam Iskandar Muda bersama dengan Pemerintah Aceh melakukan pembersihan di beberapa ruangan di komplek gedung lama RSUDZA. Hal ini kita lakukan karena melihat peningkatan eskalasi kasus dan ruang perawatan khusus pasien terkait Covid-19 sudah penuh.

Jadi, sejak beberapa waktu lalu Pemerintah Aceh telah mempersiapkan ruang perawatan tambahan, untuk mengantisipasi jika terjadi penambahan pasien. Jadi, tidak ada kata mundur, kita tetap siap,” tegas dr. Azharuddin.

Azhar menambahkan, hari ini ada beberapa ruang yang dibesihkan, yaitu ruang penyakit dalam pria, instalasi rehabilitasi medik, ruang kardiologi dan ruang Jeumpa 4.

“Kami sangat berterima kasih atas respon cepat Pak Pangdam IM dengan menurunkan personil untuk secara bersama-sama bergotong royong. Covid-19 ini nyata adanya dan kita semua harus berperan dan melibatkan diri dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19,” pesan dr. Azhar.

Diterangkannya, jika telah selesai, maka akan ada 100 tempat tidur tambahan untuk penanganan pasien Covid-19. Sesuai instruksi Sekda Aceh, setiap gedung yang dibenahi hari ini harus bersih dan bebas debu, agar bisa segera diisi dengan fasilitas pendukung, sehingga setiap ruangan bisa segera menerima pasien,” pungkas Azhar. (IA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enable Notifications.    Ok No thanks